Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain" (QS. Al-Hujurat: 11)
Kedua: Saling Menasihati dalam Kebaikan
Ukhuwah akan semakin kokoh apabila dibarengi dengan sikap saling menasihati, saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-‘Ashr.
Ketiga: Membantu di Saat Susah dan Senang
Menjadi saudara seiman berarti siap mendampingi dalam suka dan duka. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ، تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ
Artinya: "Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi seperti satu tubuh; jika satu bagian tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakannya dengan tidak bisa tidur dan merasa demam." (HR. Bukhari dan Muslim)
Keempat: Memaafkan dan Tidak Menyimpan Dendam
Memaafkan adalah pilar penting dalam menjaga ukhuwah. Islam mengajarkan untuk senantiasa membuka pintu maaf, sebagaimana Allah juga Maha Pemaaf yang mana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat An-Nur ayat 22 Allah SWT berfirman yang berbunyi:
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya: "Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nur: 22)
Kelima: Menghindari Permusuhan dan Berpecah Belah
Islam melarang umatnya untuk berpecah belah. Dalam banyak ayat, Allah memperingatkan agar umat Islam tidak terpecah menjadi golongan-golongan yang saling bermusuhan. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 105 yang mana berbunyi:
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا
Artinya: "Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih..." (QS. Ali ‘Imran: 105)
Hikmah Menjaga Ukhuwah Islamiyah