Inilah Penjelasan Tafsir Surat Al Qari’ah Part Tiga

Minggu 09-02-2025,11:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Radar Seluma. Dusway.id - Surah Al Qari'ah merupakan salah satu Surah ke 101 dalam Al-Quran, yang terdirid ari 11 ayat yang merupakan Surah Makiyah, kata Al-Qari'ah diambil dari ayat pertamanya yang memiliki arti mengutuk keras. Surah ini turun setelah Surah Al Quraisy dan sebelum Surah Al Qiyamah.

Dijelaskan jika pada suatu hari nanti akan muncul suara keras yang bisa memekakkan telinga Manusia.
 
Berikut bunyi Surat Al-Qoriah ayat 1-11 Allah SWT berfirman yang berbunyi: 
 
الْقَارِعَةُ . مَا الْقَارِعَةُ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ . يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ . وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ . فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ . فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ . وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ . فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ . نَارٌ حَامِيَةٌ
 
Artinya:
Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (QS Al-Qoriah 1-11) 
BACA JUGA:Inilah Azababun Nuzul, Kandungan Surat Al-Qoriah
 
Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang Tafsir Surat Al-Qari’ah ini merujuk dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar, Tafsir Al Munir dan Tafsir Al Misbah. 
 
Secara umum, Surat ini menjelaskan kedahsyatan hari Kiamat, mulai dari suara yang memekakkan telinga, hingga kondisi Manusia dan Gunung-gunung. Lalu pengunjungnya menunjukkan kesudahan Manusia berdasarkan timbangan amalnya masing-masing. Masuk Surga atau Neraka.
 
Mari kita kupas bersama ayat demi ayat tafsir Surat Al-Qoriah sebelum sudah kita bahas ayat satu hingga delapan di part Satu dan Dua berikut penjelasannya beberapa ayat lagi yaitu dari ayat 9 
Kesembilan: Al-Qari’ah ayat 9 berbunyi:  فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ Artinya:  "Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah"(QS Al-Qoriah 9)   Kata uUmmuhu (أمه) berasal dari kata amma-ya’ummu (أم – يؤم) yang artinya menuju. Ibu dinamai umm karena anak selalu menuju kepadanya.  Dinamai imam yang seakar dengan umm karena ia dituju mata dan diteladani.   Kata haawiyah (هاوية) berasal dari kata hawaa (هوى) yang artinya meluncur ke bawah, dinamakan haawiyah karena neraka itu tempat yang rendah dan menghinakan.   Qatadah menjelaskan, bahwa orang itu terjatuh ke dalam neraka dengan kepala di bawah.   Pada kedua perbandingan antara orang yang berat dan ringan timbangan amal kebaikannya ini, terdapat ihtibaak (إحتباك), yakni membuang masing-masing persamaan yang terdapat pada kalimat yang lain.  Kalimat yang dibuang di bagian pertama adalah “maka tempat kembalinya adalah surga” (فأمه الجنة). Sedangkan kalimat yang dibuang di bagian kedua adalah “maka dia berada dalam kehidupan yang menyusahkan” (فهو في عيشة ساخطة).   Dengan dihilangkannya dua kalimat itu, jadilah akhiran dari setiap bagian Surat ini adalah:   القارعة راضية هاوية ماهية حامية Artinya:  Dalam ilmu balaghah, ini disebut sajak murashsha’.   BACA JUGA:Inilah Beberapa Keutamaan Surat Al-Qoriah Berikut Penjelasannya   Kesepuluh: Al-Qari’ah ayat 10 berbunyi:  وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ Artinya: "Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?" (QS Al-Qoriah 10)   Seperti penjelasan pada ayat 3 di atas, maa adraaka Al-Qur’an gunakan terkait alam metafisika yang pada ayat 10 ini adalah Neraka.   Kesebelas: Al-Qari’ah ayat 11 berbunyi:  نَارٌ حَامِيَةٌ Artinya:  "(Yaitu) api yang sangat panas"(QS Al-Qoriah 11)   Inilah hakikat haawiyah yang Allah SWT jelaskan. Api yang sangat panas lagi sangat kuat nyala dan gejolak apinya.   Panasnya api Neraka 70 kali lipat dari panasnya api dunia.  Sebagaimana Sabda Nabi Muhammada Rasulullah SAW yang berbunyi:    نَارُكُمْ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ   Artinya: "Api kalian merupakan salah satu dari 70 bagian dari api neraka jahanam"   Lantas para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah SAW, itu pun sudah mencukupi.” Beliau bersabda:   فُضِّلَتْ عَلَيْهِنَّ بِتِسْعَةٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهُنَّ مِثْلُ حَرِّهَا Artinya:  "Api neraka lebih unggul di atasnya dengan 69 bagian. Yang masing-masing bagian seperti panasnya api dunia" (HR. Bukhari)   Demikian panasnya Api Neraka, siksa paling ringan bagi penghuninya akan membuat otaknya mendidih. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Muslim berbunyi:    إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا مَنْ لَهُ نَعْلاَنِ وَشِرَاكَانِ مِنْ نَارٍ يَغْلِى مِنْهُمَا دِمَاغُهُ Artinya: "Sesungguhnya siksa penghuni neraka yang paling ringan adalah orang yang memakai dua sandal dari api neraka hingga otaknya mendidih karenanya" (HR. Muslim)   BACA JUGA:Inilah Penjelasan Tafsir Surat Al Qari’ah Part Satu   Surat Al Qari’ah ini awalnya hanya menyebutkan nama hari Kiamat, lalu pertanyaan di ayat kedua, lantas semakin besar pertanyaannya menggambarkan betapa dahsyatnya hari itu. Dua hal saja cukup memberikan gambaran dahsyatnya, dan kondisi Manusia yang laksana anai-anai bertebaran dan Gunung yang laksana bulu berhamburan.   Begitu ngerinya gambaran Kiamat dalam Surat ini, pernah suatu malam saat Umar bin Abdul Aziz membacanya sampai ayat 5, ia menjerit pedih hingga terjatuh. Istrinya sampai menduga Sang Khalifah meninggal Dunia. Saat terbangun, Umar bin Abdul Aziz mengatakan:   “Celakalah pada hari di mana Manusia seperti anai-anai beterbangan dan gunung-gunung seperti bulu berhamburan.”   BACA JUGA:Inilah Penjelasan Tafsir Surat Al Qari’ah Part Dua   Setelah menggambarkan dahsyatnya hari Kiamat, Al-Qari’ah kemudian menampilkan kesudahan bagi Manusia. Mereka akan ditimbang dengan timbangan keadilan.  Nasibnya akan ditentukan hasil timbangan itu, jika timbangan amal kebaikannya berat, ia akan masuk Surga. Jika kebaikannya jauh lebih ringan, ia akan masuk Neraka yang sangat panas dan gejolak apinya menyala-nyala.   Demikian Surat Al Qari’ah mulai dari terjemahan hingga tafsirnya.  Semoga Allah SWT menyelamatkan kita pada hari Kiamat serta Allah SWT per berat timbangan amal kebaikan kita hingga mendapat ridha-Nya dan Dia masukkan kita semua ke dalam Surga. Aamiin. (djl) Tamat 
Tags : #tafsir surat al-qoriah #maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah #kajian islam # #
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini