Ganjaran Besar bagi Orang yang Sabar: Janji Allah tentang Pahala Tanpa Batas bagi Hamba yang Teguh dalam Ujian
Rabu 25-02-2026,16:00 WIB
Reporter:
juliirawan|
Editor:
juliirawan
Radarseluma.disway.id - Ganjaran Besar bagi Orang yang Sabar: Janji Allah tentang Pahala Tanpa Batas bagi Hamba yang Teguh dalam Ujian dan Ketaatan--
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Kesabaran adalah salah satu pilar utama dalam ajaran Islam. Dalam kehidupan yang penuh ujian, tekanan, dan cobaan, sabar menjadi cahaya yang menerangi langkah seorang mukmin. Tidak ada manusia yang luput dari ujian; entah berupa kesempitan rezeki, sakit, kehilangan orang tercinta, maupun tekanan batin yang tak terlihat. Namun, Islam mengajarkan bahwa di balik setiap ujian terdapat pahala besar yang Allah SWT siapkan bagi hamba-Nya yang sabar.
Sabar bukanlah sikap pasif atau menyerah tanpa usaha. Sabar adalah kekuatan jiwa untuk tetap taat, tetap berpegang pada kebenaran, serta menahan diri dari keluh kesah yang berlebihan. Sabar adalah tanda keimanan yang kokoh dan bukti keyakinan bahwa setiap takdir Allah pasti mengandung hikmah.
Pengertian dan Macam-Macam Sabar
Para ulama menjelaskan bahwa sabar terbagi menjadi tiga:
1.Sabar dalam ketaatan kepada Allah
2. Sabar dalam menjauhi maksiat
3. Sabar dalam menghadapi ujian dan musibah
Ketiga bentuk sabar ini saling melengkapi dan menjadi pondasi kehidupan seorang Muslim yang kuat.
Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Sabar
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
(QS. Az-Zumar: 10)
Ayat ini menunjukkan betapa agungnya ganjaran bagi orang yang sabar. Jika amal lain diberi balasan dengan hitungan tertentu, maka pahala sabar diberikan tanpa batas. Para mufasir menjelaskan bahwa “tanpa batas” berarti Allah melimpahkan pahala yang tak terhingga, sesuai dengan kesabaran dan keikhlasan hamba-Nya.
Dalam ayat lain, Allah berfirman:
وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ
Artinya: “Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: ‘Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.’” (QS. Al-Baqarah: 155–156)
Ayat ini menegaskan bahwa sabar bukan sekadar menahan diri, tetapi juga menerima takdir dengan hati yang lapang dan keyakinan penuh kepada Allah.
Hadits Nabi tentang Ganjaran Sabar
Rasulullah SAW bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَلِكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Srtinya: “Sungguh menakjubkan urusan orang beriman. Semua urusannya adalah kebaikan baginya, dan itu tidak dimiliki kecuali oleh orang beriman. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar, maka itu baik baginya.”(HR. Muslim)
Hadits ini mengajarkan bahwa kesabaran mengubah musibah menjadi ladang pahala. Bahkan penderitaan sekalipun menjadi kebaikan jika dihadapi dengan sabar.
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda:
وَمَا يُعْطَى أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ
Artinya: “Tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Kesabaran adalah karunia terbesar karena dengannya seseorang mampu menghadapi segala situasi tanpa kehilangan iman dan harapan.
Penjelasan dan Hikmah Kesabaran
Sabar melatih jiwa untuk kuat dan tidak mudah goyah. Orang yang sabar memahami bahwa dunia hanyalah tempat singgah sementara, sedangkan kehidupan akhirat adalah tujuan utama.
Ketika seseorang bersabar dalam ketaatan seperti menjaga shalat tepat waktu, berpuasa, atau bersedekah di tengah keterbatasan ia sedang menabung pahala besar di sisi Allah. Ketika ia bersabar menahan diri dari maksiat menahan pandangan, menjaga lisan, dan menghindari dosa ia sedang menjaga kehormatan dirinya di hadapan Allah.
Dan ketika ia bersabar dalam musibah seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau difitnah—ia sedang membersihkan dosa-dosanya dan meninggikan derajatnya.
Rasulullah SAW juga bersabda:
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حَزَنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
Artinya: “Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi penghibur bagi setiap Muslim bahwa tidak ada penderitaan yang sia-sia. Semua tercatat sebagai pahala dan penghapus dosa.
Kesabaran sebagai Jalan Menuju Surga
Allah SWT menjanjikan surga bagi orang-orang yang sabar. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa para malaikat akan menyambut mereka dengan ucapan:
سَلَامٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى ٱلدَّارِ
Artinya: “Salam sejahtera atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d: 24)
Ayat ini menunjukkan bahwa kesabaran adalah tiket menuju akhir yang indah, yakni surga Allah yang penuh kenikmatan.
Ganjaran bagi orang yang sabar sangatlah besar dan tidak terbatas. Allah menjanjikan pahala tanpa hisab, penghapusan dosa, peninggian derajat, hingga balasan surga. Kesabaran bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan iman yang sejati. Dengan sabar, seorang mukmin mampu menghadapi badai kehidupan tanpa kehilangan arah.
Sabar menjadikan musibah sebagai pahala, kesulitan sebagai ladang amal, dan penderitaan sebagai tangga menuju surga. Setiap detik kesabaran yang dijaga adalah investasi abadi di sisi Allah SWT.
Di tengah derasnya ujian kehidupan modern, marilah kita memperkuat kesabaran dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan sabar sebagai pakaian iman dan perisai hati. Ingatlah bahwa setiap air mata yang tertahan, setiap keluhan yang dibungkam demi ridha Allah, dan setiap ujian yang diterima dengan ikhlas akan berbuah pahala yang tak terhingga.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang sabar dan memperoleh ganjaran besar yang telah dijanjikan-Nya. Aamiin. (djl)
Sumber: