BENGKULU - Akibat naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Indonesia. Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menganggarkan belanja wajib untuk perlindungan sosial (Perlinsos) sebesar Rp 7,7 miliar atau 2,18 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) yang diperhitungkan sebesar Rp 353,9 miliar. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu, Yuliswani mengatakan anggaran ini diharapkan dapat mengendalikan angka inflasi di Bengkulu. "Jadi sesuai PMK nomor 134 tahun 2022, kami telah menganggarkan belanja wajib Perlinsos pada APBD TA 2022 sebesar Rp 7,7 miliar dari DTU yang diperhitungkan di Provinsi Bengkulu sebesar Rp 353,9 miliar," kata Yuliswani, Kamis (6/10). Ia menjelaskan, Belanja Wajib Perlinsos dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sebesar Rp 7,7 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk 4 program diantaranya Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp 1,2 miliar, Penciptaan Lapangan Kerja sebesar Rp 4 miliar, Subsidi Sektor Transportasi sebesar Rp 1,22 miliar, dan Perlindungan Sosial lainnya Rp 1,23 miliar. Program-program tersebut rencananya akan direalisasikan mulai Oktober 2022. "Kita berharap dengan Belanja Wajib Perlinsos tersebut, inflasi di Bengkulu bisa terkendali," tuturnya. Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Syarwan mengatakan, setelah Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu menganggarkan Belanja Wajib Perlinsos, selanjutanya mereka berkewajiban untuk melaporkan realisasi penggunaan anggaran tersebut sertiap bulannya ke Kementerian Keuangan RI. "Mulai Oktober ini Pemda harus sudah mulai merealisasikan penggunaan anggaran belanja wajib Perlinsos tersebut, karena nanti laporan realisasi tersebut harus dilaporkan ke Kemenkeu RI setiap bulannya," ujar Syarwan.(Ken)
Pemprov Anggarkan Rp 7,7 M Untuk Perlindungan Sosial
Jumat 07-10-2022,09:00 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Rabu 21-01-2026,13:56 WIB
Keributan di Kos-kosan RT 10 Bumi Ayu Belum Jelas, Ketua RT Tegaskan Tak Ikut Terlibat
Rabu 21-01-2026,12:00 WIB
Gubernur Bengkulu : Penunjukan TPHD Dilakukan Bupati dan Walikota
Selasa 20-01-2026,06:30 WIB
Jalinbar Bengkulu–Tais Akan Direhabilitasi, Anggaran Inpres Rp 168 M
Minggu 18-01-2026,19:22 WIB
Oknum Pejabat Dinkes Seluma Disebut Kena Gerebek Istri di Bumi Ayu, Bersama Oknum PPPK
Selasa 13-01-2026,22:33 WIB
Kapolda dan Wagub Bengkulu, Resmikan Penggunaan Gedung BPKB Polda Bengkulu
Terpopuler
Rabu 21-01-2026,06:30 WIB
Ratusan Honorer di Sekretariat DPRD Seluma Tak Masuk Database
Rabu 21-01-2026,13:02 WIB
SMU Launches Resilient Workforces Institute to Strengthen Singapore’s Workforce in the Age of AI
Rabu 21-01-2026,19:02 WIB
Ditipu Teman Beli Mobil, Warga Sidomulyo Seluma Rugi Rp 95 Juta
Rabu 21-01-2026,08:00 WIB
Terapi Lavender- Guided Breathing Efektif Turunkan Nyeri dan Kecemasan Pasien Rumah Sakit
Rabu 21-01-2026,13:56 WIB
Keributan di Kos-kosan RT 10 Bumi Ayu Belum Jelas, Ketua RT Tegaskan Tak Ikut Terlibat
Terkini
Kamis 22-01-2026,03:00 WIB
University of Technology Sydney named Australia's top research institution in seven fields
Kamis 22-01-2026,01:00 WIB
Huawei: LTE 450 MHz - Penggerak Utama di Balik Jaringan Komunikasi Digital
Rabu 21-01-2026,21:04 WIB
Pemda Seluma Janji Bersurat Kembali ke Pemerintah Pusat, Terkait Pemberdayaan Ratusan Eks Honorer
Rabu 21-01-2026,20:14 WIB
Pasca Direhab, Irigasi Bendungan Lubuk Kebur Seluma Jadi Destinasi Favorit Warga
Rabu 21-01-2026,19:02 WIB