Cegah Penyebaran Penyakit Ternak, Distan Gencarkan Vaksinasi PMK Gratis

Cegah Penyebaran Penyakit Ternak, Distan Gencarkan Vaksinasi PMK Gratis

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial--

 

PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id– Dinas Pertanian Kabupaten Seluma terus bergerak aktif guna memutus mata rantai penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Langkah preventif ini diwujudkan melalui pelaksanaan program vaksinasi PMK secara gratis yang dipusatkan di Desa Lokasi Baru, Kecamatan Air Periukan.

 

BACA JUGA:Fortuner Sport SUV Premium Hadir dengan Penyegaran Signifikan yang Mencakup Desain, Fitur hingga Performa

Program jemput bola ini menyasar sapi-sapi milik peternak rakyat guna memberikan kekebalan imun kelompok pada hewan berkuku belah di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi massal tanpa dipungut biaya ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi aset ekonomi para peternak dari ancaman wabah penyakit menular.

"Vaksinasi PMK di Desa Lokasi Baru ini merupakan langkah nyata kami untuk memastikan seluruh hewan ternak masyarakat terlindungi secara optimal. Pelayanan ini diberikan secara gratis agar tidak membebani para peternak," ujar Arian Sosial.

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran peternak di Kecamatan Air Periukan, khususnya di Desa Lokasi Baru, tergolong sangat baik. Para peternak menyambut antusias kehadiran petugas kesehatan hewan di lapangan dan secara sukarela membawa ternak mereka untuk disuntik vaksin.

Pihak Dinas Pertanian berharap melalui penyaluran vaksinasi yang berkelanjutan ini, angka kasus PMK di Kabupaten Seluma dapat ditekan hingga sekecil mungkin. Selain pemberian vaksin, petugas di lapangan juga turut memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan biosekuriti dan menjaga kebersihan sanitasi kandang.

 

BACA JUGA:Toyota Fortuner Sport 2026 SUV Hybrid Bocoran Mesin Diesel Mild Hybrid, Desain Robotik, Segera di Rilis

"Kami mengimbau kepada seluruh peternak agar tetap kooperatif dan segera melaporkan kepada petugas penyuluh atau pusat kesehatan hewan terdekat jika menemukan gejala klinis PMK pada ternak mereka," pungkas Arian Sosial.(adt)

Sumber: