12 Remaja Diduga Geng Motor Diamankan Polisi, Lempar Anggota TNI Saat Patroli
Remaja yang diamankan--
Seluma, Radarseluma.Disway.id - Rencana tawuran dua kelompok remaja di kawasan Liku 3 Petai Keriting Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan berakhir dengan diamankannya 12 remaja oleh anggota Polres Seluma.
BACA JUGA:Toyota Fortuner GR Sport Mobil Desain Canggih dan Mewah, SUV Andalan Siap Bersaing di Pasar Otomotif
BACA JUGA:Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum berkumpul di lokasi, dua kelompok yang menamakan diri Geng Sepadan dan Geng STL (Simpang Tiga Loket) diduga saling menantang melalui aplikasi pesan instan Messenger.

Remaja yang diamankan--
Tantangan tersebut kemudian berujung pada kesepakatan untuk bertemu di kawasan Liku 3 Petai Keriting. Lokasi yang minim penerangan diduga dipilih sebagai tempat untuk melakukan tawuran. Namun, rencana tersebut berantakan setelah sejumlah prajurit TNI dari Yonif Yon TP kebetulan sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar kawasan tersebut.
Saat berada di lokasi, salah seorang anggota Geng STL diduga tidak mengetahui bahwa rombongan yang melintas merupakan prajurit TNI. Dalam kondisi gelap, remaja tersebut justru melemparkan botol bekas minuman keras ke arah rombongan patroli.
Aksi tersebut langsung mendapat respons dari prajurit TNI. Para remaja yang berada di lokasi kemudian panik dan berusaha melarikan diri ke arah kawasan yang gelap. Pengejaran dilakukan hingga dua remaja berhasil diamankan di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, warga bersama perangkat kelurahan menghubungi piket Samapta Polres Seluma. Kedua remaja tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengamanan terhadap sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam rencana tawuran tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengetahui terdapat 12 anggota geng yang diduga terlibat. Mereka menggunakan lima sepeda motor untuk mendatangi lokasi.
Sumber: