Miris! Satpol PP Damkar Seluma, hanya Miliki 3 Armada
Kebakaran lahan harus diwaspadai, karena bisa membesar dan memasuki pemukiman--
PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id- Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran lahan di Kabupaten Seluma mulai meningkat. Salah satu kejadian kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan.
BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi JPT Seluma Resmi Ditutup, Seluruh Formasi Terpenuhi
Kondisi tersebut menjadi perhatian Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Seluma. Pasalnya, armada pemadam kebakaran yang tersedia saat ini masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Seluma yang mencakup 14 kecamatan.
Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, P. Sianturi, mengakui jumlah armada Damkar yang dimiliki saat ini masih jauh dari kondisi ideal.
Menurutnya, dengan luas wilayah Kabupaten Seluma dan jumlah kecamatan yang mencapai 14 wilayah, kebutuhan armada pemadam kebakaran idealnya setidaknya satu unit untuk setiap kecamatan.
"Melihat luas wilayah dan 14 kecamatan yang ada, idealnya kita memiliki minimal 14 unit mobil Damkar. Dengan begitu, setiap kecamatan punya satu armada untuk penanganan awal (quick response)," ujar Sianturi, Senin (7/9).
Saat ini, lanjut Sianturi, Damkar Kabupaten Seluma hanya memiliki tiga unit mobil pemadam. Jumlah tersebut harus melayani seluruh wilayah Kabupaten Seluma sehingga menjadi tantangan tersendiri ketika terjadi kebakaran di beberapa lokasi yang berjauhan.
Terlebih memasuki musim kemarau, kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran semakin besar. Kebakaran lahan di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, menjadi salah satu kejadian yang menunjukkan ancaman tersebut mulai muncul.
Keterbatasan armada juga dapat memengaruhi kecepatan penanganan apabila terjadi kebakaran di wilayah yang cukup jauh dari pos atau ketika dalam waktu bersamaan terdapat kejadian di lokasi berbeda.
Sianturi menilai keberadaan armada di setiap kecamatan sangat penting untuk mempercepat respons awal sebelum bantuan dari armada lainnya tiba di lokasi.
Selain kesiapan armada dan personel, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan, perlu dihindari.
Sumber: