Pemkab Seluma Tempatkan 202 Petugas Khusus di Seluruh Desa, Bantu BPJS

  Pemkab Seluma Tempatkan 202 Petugas Khusus di Seluruh Desa, Bantu BPJS

--

 

PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id — Pemerintah Kabupaten Seluma mengambil langkah taktis untuk mengatasi sengkarut masalah administrasi jaminan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemkab Seluma kini menempatkan 202 petugas penanggung jawab khusus atau Person in Charge (PIC) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Seluma.

 

BACA JUGA:Perkuat Kompetensi Pekerja, Kemnaker Ajak Perusaha an Manfaatkan Insentif Pajak Super Tax Deduction

BACA JUGA: Dihantam Gelombang Mobil Pick Up Terguling di Muara Martan Seluma, Dievakuasi Alat Berat

Inisiatif ini dirancang agar masyarakat pedalaman tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat ibu kota kabupaten hanya untuk mengurus atau mengecek status keaktifan kartu BPJS Kesehatan mereka.

Mitigasi Kendala Layanan Berbasis Digitalisasi Desa

Langkah penunjukan ratusan PIC ini dikukuhkan melalui bimbingan teknis intensif di Aula BKD Seluma. Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.S.E., M.A., serta dihadiri jajaran pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

Dalam forum tersebut, diperkenalkan inovasi digital bernama PASTI JKN (Pantau Status Kepesertaan dan Informasi JKN). Sistem informasi berbasis microsite ini diserahkan pengelolaannya kepada para PIC desa. Melalui sistem ini, petugas di lapangan cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta tanggal lahir warga untuk mendeteksi secara instan apakah kartu jaminan kesehatan yang bersangkutan masih aktif atau sudah kedaluwarsa.

"Sinergi ini merupakan wujud kehadiran negara untuk menghadirkan layanan publik yang merata. Kami tidak ingin ada lagi kesalahpahaman atau warga yang telanjur datang ke rumah sakit tetapi hak pengobatannya terhambat karena masalah administrasi yang tidak diketahui sejak awal," ujar Sekda Seluma, Deddy Ramdhani, dalam penyampaian arahannya.

Pembagian Skema Edukasi Lapangan

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Dinas PMD Seluma, Nopetri Elmanto, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan teknis bagi 202 aparatur ini sengaja dipecah menjadi dua gelombang terpisah (sesi pertama diikuti 107 peserta dan sesi kedua diselesaikan oleh 95 peserta). Pembagian ini ditujukan untuk memaksimalkan ruang diskusi interaktif antara petugas desa dengan narasumber inti dari BPJS Kesehatan.

 

BACA JUGA:Cara Daftar Sertipikat Tanah 2026, Ini Syarat dan Tahapan yang Harus Disiapkan Masyarakat

Sumber: