Seluma Raih Predikat Madya pada UHC Award 2026, Langsung Diterima Bupati

 Seluma Raih Predikat Madya pada UHC Award 2026, Langsung Diterima Bupati

Penghargaan UHC Award--

 

SELUMA, Radarseluma.Disway.id - Kabupaten SELUMA kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan kesehatan. Dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, Kabupaten SELUMA menjadi salah satu daerah yang berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award tahun 2026 dengan predikat Madya. Selain SELUMA, predikat yang sama juga diraih oleh Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Rejang Lebong, sementara kabupaten dan kota lainnya masih memperoleh predikat Pratama.

 

BACA JUGA:Toyota Avanza Baru: Desain Canggih dan Mewah, Populer di Kalangan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Tarif KRL Tahun Ini Dipastikan Tidak Naik

Penghargaan UHC Award diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

 

Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM mengatakan, predikat Madya yang diraih Kabupaten Seluma tidak terlepas dari tingginya tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayahnya. Berdasarkan data per Januari 2026, dari total jumlah penduduk Kabupaten Seluma sebanyak 216.149 jiwa, tercatat 214.451 jiwa atau 99,2 persen telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

 

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 197.314 jiwa tercatat sebagai peserta aktif atau sekitar 91,2 persen. Ini menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat Kabupaten Seluma telah mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan," ujar Teddy.

 

Meski capaian kepesertaan sudah mendekati 100 persen, Bupati Seluma mengakui masih terdapat sebagian peserta yang status kepesertaannya belum aktif, terutama disebabkan kendala pembayaran iuran. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Seluma ke depan.

 

"Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Seluma sudah hampir seluruhnya tercover BPJS Kesehatan. Namun memang masih ada sebagian kecil yang belum aktif. Ini akan kami carikan solusi agar seluruh kepesertaan bisa kembali aktif dan target 100 persen benar-benar tercapai," tegasnya.

Sumber: