Inilah Syetan Dasim: Godaan yang Lebih Dahsyat dari Maksiat Duniawi
Radarseluma.disway.id - Inilah Syetan Dasim: Godaan yang Lebih Dahsyat dari Maksiat Duniawi--
Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk mulia yang dibekali akal, hati, dan iman. Namun, di sisi lain, Allah juga memperingatkan bahwa manusia memiliki musuh abadi yaitu Iblis dan bala tentaranya (syetan). Syetan tidak pernah berhenti menggoda manusia sejak Nabi Adam AS hingga akhir zaman. Mereka datang dengan berbagai cara, bukan hanya mengajak manusia pada dosa-dosa besar seperti zina, mabuk, judi, atau perbuatan maksiat lainnya, tetapi juga pada hal-hal yang tampak sepele namun lebih berbahaya.
Salah satu jenis syetan yang dikenal dalam riwayat adalah Syetan Dasim. Berbeda dengan syetan yang menggoda pada maksiat terang-terangan, Dasim memiliki tugas yang jauh lebih dahsyat: merusak rumah tangga, menumbuhkan kebencian, dan memutus ikatan kasih sayang dalam keluarga. Inilah godaan yang seringkali dianggap kecil, padahal akibatnya bisa mematikan dan menghancurkan kehidupan dunia maupun akhirat.
Dalil Al-Qur’an tentang Permusuhan Syetan
Allah telah memperingatkan manusia bahwa syetan adalah musuh nyata:
إِنَّ ٱلشَّيۡطَٰنَ لَكُمۡ عَدُوّٞ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّاۚ إِنَّمَا يَدۡعُواْ حِزۡبَهُۥ لِيَكُونُواْ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ
Artinya: “Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh (mu). Sesungguhnya syetan itu hanya mengajak golongannya agar menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)
Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh tipu daya syetan, apapun bentuknya, tujuannya hanya satu: menjerumuskan manusia ke neraka.
Hadits tentang Syetan Dasim
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan juga disebutkan dalam kitab Musnad Ahmad, Rasulullah SAW bersabda bahwa Iblis memiliki anak-anak syetan yang bertugas dengan misi tertentu.
Di antaranya, Rasulullah SAW menyebut:
إن لإبليس خمسة من الأولاد، قد وكل كل واحد منهم بشيء من أمره، ثم سمّاهم: ثبر، والأعور، ومسوط، وداسم، وزلنبور
Artinya: “Sesungguhnya Iblis memiliki lima anak. Masing-masing dari mereka ditugaskan pada urusan tertentu. Lalu Rasulullah menyebut nama-nama mereka: Tsabr, A‘war, Miswath, Dasim, dan Zalanbur.” (HR. Thabrani)
Para ulama menjelaskan, Dasim adalah syetan yang bertugas merusak rumah tangga. Ia masuk ke dalam hati suami-istri, anak-anak, bahkan keluarga besar, menumbuhkan rasa curiga, kebencian, iri, cemburu buta, hingga pertengkaran yang berujung perceraian.
BACA JUGA:Nasihat Emas Rasulullah SAW untuk Umatnya: Sholat, Amalan Jariyah, dan Bekal Menuju Akhirat
Tugas Dahsyat Syetan Dasim
Berbeda dengan syetan yang menggoda manusia pada maksiat besar seperti minuman keras, zina, atau perjudian, Dasim bekerja dalam ranah yang lebih halus dan berbahaya, yaitu:
1. Merusak Keharmonisan Rumah Tangga
Dasim meniupkan bisikan agar pasangan suami-istri mudah tersulut emosi, memperbesar masalah kecil, hingga menumbuhkan rasa benci.
2. Membuat Pertengkaran yang Berujung Perceraian
Perceraian adalah hal yang dibenci Allah, meskipun halal. Dasim sangat gembira jika berhasil memisahkan suami dan istri. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ إِبْلِيسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ، ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ، فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً
Artinya: “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, lalu dia mengirim bala tentaranya. Yang paling dekat kedudukannya dengan Iblis adalah yang paling besar fitnahnya.” (HR. Muslim)
Dalam penjelasan ulama, Iblis akan sangat memuji tentaranya yang berhasil memisahkan pasangan suami-istri. Dan di situlah peran utama Dasim.
3. Menumbuhkan Rasa Benci pada Rumah Sendiri
Dasim juga membuat anggota keluarga tidak betah di rumah, lebih suka keluar rumah, berselisih antar saudara, bahkan menumbuhkan kebencian antara anak dengan orang tua.
4. Merusak Generasi
Ketika keluarga hancur, anak-anak menjadi korban. Mereka kehilangan kasih sayang, pendidikan moral, dan perlindungan. Maka kerusakan generasi adalah hasil akhir dari pekerjaan Dasim.
Mengapa Dasim Lebih Dahsyat dari Syetan Maksiat?
Syetan yang menggoda pada mabuk, zina, atau judi memang berbahaya, tetapi seringkali manusia sadar itu perbuatan dosa besar. Sementara Dasim bekerja pada ranah yang tampak wajar: emosi, cemburu, salah paham, atau hal-hal kecil di rumah tangga. Namun jika tidak dijaga, ia bisa menghancurkan benteng utama umat Islam, yaitu keluarga.
Keluarga yang rusak akan memudahkan syetan menggiring manusia pada dosa-dosa besar lainnya. Karena itu, ulama menyebut tugas Dasim ini lebih dahsyat dan mematikan.
BACA JUGA:5 Siksa Neraka yang Lebih Mengerikan dari Bayangan Kita: Renungan bagi Hamba yang Lengah
Cara Menghindari Godaan Dasim
Islam memberikan tuntunan agar rumah tangga tetap dijaga dari gangguan syetan, khususnya Dasim:
1. Mengucapkan salam dan doa ketika masuk rumah.
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ
Artinya: “Apabila seseorang masuk ke rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka syetan berkata: ‘Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada makan malam bagi kalian (para syetan).’” (HR. Muslim)
2. Menjaga komunikasi suami-istri dengan kasih sayang.
Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ
Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” (HR. Tirmidzi)
3. Banyak berdoa kepada Allah.
Dalam QS. Al-Furqan: 74, Allah mengajarkan doa agar keluarga dijaga dalam ketaatan:
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Dari penjelasan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa Syetan Dasim adalah salah satu bala tentara Iblis yang memiliki tugas khusus: merusak rumah tangga dan memutus ikatan kasih sayang dalam keluarga. Inilah tipu daya yang lebih dahsyat daripada syetan yang menggoda manusia pada dosa terang-terangan, karena kerusakan keluarga menjadi pintu bagi kerusakan generasi dan masyarakat.
Muslim yang cerdas tidak hanya menjaga diri dari dosa besar, tetapi juga dari bisikan kecil yang tampak sepele namun bisa menghancurkan segalanya. Dengan zikir, doa, komunikasi yang baik dalam keluarga, serta menjaga sunnah Rasulullah SAW ketika masuk rumah, insya Allah kita bisa terhindar dari godaan Syetan Dasim. (djl)
Sumber: