Muhasabah Diri: Menjadikan Setiap Detik Hidup Sebagai Ibadah
Radarseluma.disway.id - Muhasabah Diri: Menjadikan Setiap Detik Hidup Sebagai Ibadah--
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Dalam. kesibukan hidup sehari-hari, sering kali manusia terlena dengan rutinitas duniawi hingga lupa bahwa hidup ini sejatinya adalah ladang ibadah. Islam tidak membatasi ibadah hanya pada shalat, puasa, zakat, dan haji, melainkan mencakup seluruh aspek kehidupan jika diniatkan karena Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan muhasabah diri (introspeksi): apakah hidup yang kita jalani selama ini sudah bernilai ibadah di sisi Allah?
Hidup Bernilai Ibadah: Sebuah Perspektif Tauhid
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Ibadah dalam Islam bukan hanya ritual, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas hidup yang dilakukan dengan niat yang benar dan sesuai syariat. Artinya, bekerja, belajar, mengurus keluarga, bahkan tidur sekalipun bisa bernilai ibadah jika dilandasi niat karena Allah SWT.
Menjadikan Aktivitas Sehari-hari Sebagai Ibadah
Rasulullah SAW bersabda
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya: "Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa niat adalah kunci untuk menjadikan aktivitas duniawi menjadi ibadah. Misalnya, seorang ibu rumah tangga yang memasak dengan niat memberi makan keluarganya karena Allah, maka aktivitas memasak itu menjadi ibadah. Seorang karyawan yang bekerja untuk mencari rezeki halal dan menafkahi keluarga juga bisa mendapatkan pahala seperti orang yang berjihad di jalan Allah
BACA JUGA:Menjaga Ukhuwah Islamiyah: Hindari Ghibah dan Fitnah demi Keutuhan Persaudaraan
Ciri-Ciri Hidup yang Bernilai Ibadah
Sumber: