DPMPTSP Seluma Sebut Ada 2 perusahaan Incar Pabrik CPO PT. AIP

   DPMPTSP Seluma Sebut Ada 2 perusahaan Incar Pabrik CPO PT. AIP

Mulyadi, Plt Kadis--

 

BACA JUGA: Banjir Seluma, Dua Jembatan Gantung Rusak, Namun BTT Belum Bisa Digunakan

Mulyadi juga menyebutkan bahwa, Pemerintah Kabupaten Seluma juga memiliki ketertarikan untuk mengambil alih pabrik tersebut dan mengelolanya sebagai BUMD. Opsi ini dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi daerah serta membuka kembali lapangan pekerjaan bagi masyarakat terdampak.

 

"Jika nanti sudah ada koordinasi lebih lanjut dengan pihak perusahaan, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah akan mengambil langkah untuk menjadikannya sebagai BUMD. Mengingat potensi bahan baku sawit di Seluma sangat besar," terangnya.

 

Sementara itu, manajemen PT Agrindo Indah Persada menyatakan bahwa penghentian operasional pabrik yang merupakan bagian dari Wilmar Group tersebut merupakan keputusan manajemen pusat. Penutupan resmi berlaku sejak 31 Maret 2026.

Kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap tenaga kerja. Ratusan karyawan terpaksa dirumahkan akibat berhentinya aktivitas produksi. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sektor sawit merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Seluma.

 

BACA JUGA:Menaker Lantik 12 Pejabat, Minta Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

Dengan adanya minat dari dua perusahaan untuk mengakuisisi pabrik tersebut, diharapkan aktivitas produksi dapat segera kembali berjalan. Baik melalui investasi swasta maupun pengelolaan oleh pemerintah daerah, langkah lanjutan diharapkan mampu menghidupkan kembali roda ekonomi serta memberikan kepastian bagi para pekerja yang terdampak. Hingga kini, proses masih menunggu keputusan dari pihak manajemen perusahaan serta hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan calon investor.(ctr)

Sumber: