Polsek Seluma Timur Amankan 6 Anak, Hendak Perang Sarung
6 anak remaja diamankan polisi--
Seluma, Radarseluma.disway.id - Enam anak di bawah umur diamankan jajaran Polsek Seluma Timur saat diduga hendak melakukan aksi tawuran perang sarung di Jalan Putus, penghubung Kelurahan Bunga Mas–Pasar Sembayat. Pada Selasa, 24 Februari 2026 malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Tindakan cepat aparat dilakukan untuk mencegah potensi bentrokan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
BACA JUGA:Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp44 Triliun untuk ATM Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
BACA JUGA:Berikut Isi SE Sekjen ATR/BPN No. 1/2026 terkait Peningkatan Kualitas Data Pertanahan
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK melalui Kapolsek Seluma Timur, Erwin Sinaga, SSos menjelaskan, pengamanan bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya sekelompok remaja berkumpul di kawasan jalan rusak atau amblas yang tidak jauh dari Mapolsek Seluma Timur. Warga khawatir kerumunan tersebut akan berujung pada aksi tawuran perang sarung.
"Mendapat informasi dari masyarakat, personel piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat tiba di tempat kejadian, benar ditemukan beberapa anak yang sedang bersiap melakukan perang sarung," sampai Erwin saat dikonfirmasi Radar Seluma diruang kerjanya. Kamis, 26 Februari 2026.
Petugas kemudian membubarkan kerumunan dan mengamankan enam anak yang berada di lokasi. Polisi juga memberikan imbauan secara persuasif kepada remaja lain yang sempat berada di sekitar tempat kejadian agar segera kembali ke rumah masing-masing.
Kapolsek menegaskan, perang sarung yang kerap terjadi pada malam hari, khususnya di bulan Ramadan, berpotensi memicu konflik antar kelompok. Dalam sejumlah kasus, perang sarung dapat berkembang menjadi tawuran serius. Terlebih jika sarung dimodifikasi dengan benda keras di bagian dalamnya.
"Jika dibiarkan, kegiatan ini bisa memicu keributan dan mengganggu ketertiban umum. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang membahayakan anak-anak maupun masyarakat sekitar," tegasnya.
Sumber: