Scam Dibasmi di Kamboja, 2.227 WNI Minta Bantuan Dipulangkan

Scam Dibasmi di Kamboja,  2.227 WNI  Minta Bantuan Dipulangkan

WNI--

 

Phnom Penh, Radarseluma.Disway.id - Operasi besar-besaran yang dilakukan Pemerintahan Kamboja terhadam scam, membuat ribuan warga Indonesia meminta kembali.  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh mencatat sebanyak 2.277 warga negara Indonesia (WNI) melapor langsung ke KBRI untuk meminta bantuan kepulangan ke Indonesia.

 

BACA JUGA:Selain Kajari Magetan, Kajari Sampang Juga Dibawa dan Diperiksa Kejagung

BACA JUGA:Gol-gol Ajaib Bawa MU Tekuk Arsenal, Pasar Taruhan Dibalikkan

Sepekan lebih, sejak 16 Januari hingga 24 Januari 2026 pukul 23.59 waktu setempat, 2.277 WNI melapor ke KBRI Phnom Penh untuk meminta bantuan kepulangan ke Indonesia. Lonjakan WNI ingin pulang ke Tanah Air karena pusat scam di Kamboja diberantas.

 

"Lonjakan laporan kasus ini menyusul operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap pusat penipuan daring (online scam) di berbagai wilayah," tulis KBRI Phnom Penh di laman Kemlu.

 

 

Pada 24 Januari 2026, jumlah WNI yang datang melapor tercatat 122 orang, menunjukkan tren penurunan dibandingkan tiga hari sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 aduan per hari.

"Namun demikian, KBRI Phnom Penh tidak akan lengah, dan justru terus memperkuat upaya penanganan laporan kasus," tulisanya.

 

Memasuki hari kesembilan sejak terjadinya lonjakan kasus, KBRI Phnom Penh terus mengintensifkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait di Indonesia, serta dengan otoritas Pemerintah Kamboja.

Sumber: