PGRI Seluma Gelar Rapat Bahas Tunggakan TPG Guru, DPRD Desak Segera Dibayarkan
Rapat TPG guru--
TALANG SALING – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Seluma menggelar rapat mufakat guna membahas belum terealisasinya pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG), termasuk TPG THR dan pembayaran 100 persen hak guru. Rapat tersebut dihadiri seluruh pengurus PGRI Kabupaten Seluma.
Rapat ini digelar menyusul adanya gejolak dan kabar kurang sedap di kalangan guru beberapa hari terakhir. Pasalnya, TPG tahun anggaran 2025 hingga kini belum juga dicairkan, bahkan sempat beredar informasi bahwa pembayaran baru akan dilakukan pada Juni 2026. Kondisi ini memicu keresahan hingga nyaris menimbulkan kericuhan di lingkungan guru.
Rapat mufakat tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Seluma, Binanto, S.Pd dan Dodi, sebagai bentuk perhatian wakil rakyat terhadap hak guru.
Anggota DPRD Seluma, Binanto, S.Pd, menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran TPG bukanlah persoalan baru dan seharusnya tidak kembali terulang.
“Kita berharap kericuhan yang terjadi beberapa hari lalu di kalangan guru tidak terulang lagi, apalagi setelah adanya pernyataan Kepala Disdikbud Kabupaten Seluma. Lambatnya pembayaran TPG ini sudah terjadi sejak tahun 2025 lalu. Saya berharap pemerintah daerah segera membayarkan hak guru. Kalau bisa hari ini, kenapa harus besok? Kalau besok, kenapa harus menunggu minggu depan?” tegas Binanto.
BACA JUGA:Reza Arap Diperiksa Bersama Saksi Ini, Apa yang Digali Polisi?
BACA JUGA:Terbaru dari VW, Luncurkan ID Buzz Bozz White Signature
Binanto menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, anggaran TPG tersebut berasal dari pemerintah pusat dan telah tersedia, sehingga tidak ada alasan untuk terus menunda pencairan.
“Kabarnya anggaran dari pemerintah pusat sudah ada, jadi tunggu apa lagi? Jangan sampai guru terus dirugikan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Binanto berharap ke depan Bupati Seluma dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap proses pencairan TPG agar tidak kembali menimbulkan kegaduhan.
“Sebenarnya guru sudah paham mekanisme pencairan TPG. Jadi pemerintah jangan memberikan alasan yang berlarut-larut, kecuali memang dananya benar-benar belum ada,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa jika tidak ada kejelasan, para guru berencana menggelar aksi atau demonstrasi. Namun, hasil koordinasi terakhir memberikan angin segar.
“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan BKD. Dalam beberapa hari ini TPG akan dicairkan. Hari ini SPM sudah dibuat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, dan dari BKD mereka menyatakan sudah siap untuk mencairkan,” jelas Binanto.
PGRI Kabupaten Seluma berharap janji tersebut dapat segera direalisasikan agar hak guru terpenuhi dan aktivitas pendidikan di Kabupaten Seluma tetap berjalan kondusif.
Sumber: