Walikota Turki Kunjungi Jakarta, Belajar tentang Pengelolaan Sampah

  Walikota Turki Kunjungi Jakarta, Belajar tentang Pengelolaan Sampah

Walikota Turki study sampah ke jakarta--

BACA JUGA:Keutamaan Amal Shalih di Bulan Dzulqa'dah

Delegasi bertemu dengan Wali Kota Jakarta Utara, yang wilayahnya ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai lokasi percontohan untuk Peta Jalan Nasional Pengelolaan Sampah. WWF-Indonesia, sebagai mitra dalam peta jalan ini, akan mendukung Jakarta Utara melalui program edukasi, kampanye publik, dan penerapan praktik terbaik dalam infrastruktur Pengelolaan Sampah yang dapat mentransformasi sistem Pengelolaan Sampah plastik di Indonesia.

 

“Kami merasa terhormat dapat berbagi pengalaman dengan teman-teman dari Türkiye dan bangga bahwa pendekatan berbasis komunitas kami mendapatkan pengakuan. Keberhasilan ini datang dari kolaborasi lintas sektor dalam rantai nilai sampah. Dengan menghubungkan pemerintah daerah dengan pelaku usaha kecil dan organisasi masyarakat, kami mengakui bahwa pekerja sampah informal adalah penjaga lingkungan yang layak mendapat kondisi kerja yang bermartabat,” ujar Ali Maulana Hakim, Wali Kota Jakarta Utara, dalam pertemuan tersebut.

Kedua Wali Kota menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam menangani polusi plastik — dari hulu hingga hilir — dan menyatakan komitmen untuk melanjutkan kerja sama serta berbagi pengetahuan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan inklusif di wilayah masing-masing.

"Untuk benar-benar mengatasi polusi plastik, kita harus secara bersamaan mengurangi produksi limbah plastik serta memperbaiki sistem pengelolaan limbah yang sudah ada. Salah satu pelajaran utama yang kami bawa pulang adalah pentingnya memperkuat sistem pengumpulan sampah, dimulai dari pemilahan yang benar di tingkat rumah tangga hingga infrastruktur penyimpanan dan transportasi. Elemen-elemen ini, yang sering terabaikan, sangat penting untuk keberhasilan daur ulang limbah plastik,” tambah Wali Kota Şahinbey.

Kunjungan ini mencakup tur ke beberapa fasilitas seperti Lapak UD Mulia Jaya, Bank Sampah Induk Kumala (yang memenangkan penghargaan Bank Sampah Terbaik Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2024), TPS3R Joe, Lapak Gudang 45, dan Waste4Change Supplier Point.

Fasilitas-fasilitas ini menunjukkan berbagai model integrasi pemulung ke dalam sistem pengelolaan sampah formal, yang memberikan mereka pendapatan yang stabil, kondisi kerja yang lebih baik, dan pengakuan sosial.

"Pertukaran pengetahuan ini menunjukkan kekuatan kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan lingkungan," ujar Aditya Bayunanda, CEO WWF-Indonesia. "Melalui Plastic Smart Cities, kami melihat bahwa pendekatan holistik sangat dibutuhkan untuk mengurangi kebocoran plastik ke alam. Kita harus mengurangi plastik sekali pakai dan produksinya, sambil memperbaiki infrastruktur pemilahan, pengumpulan, dan daur ulang. Di Indonesia, kita tidak bisa mengabaikan peran sektor informal dalam pengelolaan sampah. Dengan mengintegrasikan mereka dalam strategi komprehensif ini, kita tidak hanya meningkatkan tingkat daur ulang dan mengurangi kebocoran plastik ke alam, tetapi juga secara signifikan memperbaiki kesejahteraan mereka.”

 

BACA JUGA:Toyota Hilux,Mobil SUV Tangguh dan Canggih dengan Mesin Double yang Populer di Pasar Indonesia

BACA JUGA:Cara Membuat Kerupuk Jangek Khas Sumatera Barat: Resep dan Tips Praktis

CEO WWF-Türkiye turut menyampaikan hal serupa: “Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam upaya kami mengembangkan solusi yang berpotensi diterapkan secara luas untuk mengatasi polusi plastik di Gaziantep. Apa yang kami pelajari akan langsung kami terapkan dalam proyek yang didanai Uni Eropa untuk meningkatkan kondisi kerja pemulung dan mengintegrasikan mereka ke dalam kerangka hukum. Kisah-kisah sukses yang kami saksikan di Jakarta membuktikan bahwa perlindungan lingkungan dan inklusi sosial bisa berjalan beriringan, terutama jika kita menangani seluruh rantai nilai plastik, dari produksi hingga pembuangan.”

Sumber:

Berita Terkait