"Dakwah Digital: Memanfaatkan Teknologi sebagai Jalan Menyebarkan Kebaikan"

Radarseluma.disway.id - "Dakwah Digital: Memanfaatkan Teknologi sebagai Jalan Menyebarkan Kebaikan"--

Reporter: Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Perkembangan teknologi di era modern ini telah merubah wajah kehidupan manusia dalam segala aspek, tak terkecuali dalam urusan agama. Jika dahulu dakwah hanya dapat dilakukan secara langsung melalui mimbar, pengajian, atau pertemuan tatap muka, maka kini dakwah dapat menjangkau jutaan orang melalui genggaman tangan—yakni lewat perangkat digital. Media sosial, website, podcast, video dakwah di YouTube, bahkan pesan singkat di WhatsApp, semuanya kini menjadi ladang dakwah yang sangat potensial.

Di tengah derasnya arus informasi dan budaya digital, umat Islam dituntut untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen konten dakwah yang mencerahkan. Lantas, bagaimana pandangan Islam terhadap penggunaan teknologi dalam dakwah? Apa saja dalil yang mendasarinya? Dan bagaimana cara bijak memanfaatkannya?

Dakwah: Kewajiban dan Tanggung Jawab Bersama

Dakwah adalah kewajiban yang tidak hanya dibebankan kepada para ulama atau ustadz semata, tetapi menjadi tanggung jawab setiap Muslim sesuai kemampuannya.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

"ادْعُ إِلِىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ"

Artinya: "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." (QS. An-Nahl: 125)

Ayat ini menunjukkan bahwa dakwah harus dilakukan dengan hikmah dan metode yang relevan dengan keadaan. Dalam konteks zaman sekarang, penggunaan teknologi adalah bagian dari “hikmah” tersebut. Teknologi adalah alat yang netral; bergantung pada siapa yang menggunakannya dan untuk tujuan apa.

BACA JUGA:Jangan Asal Posting! Ini Etika Bermedia Sosial Di Era Digital Menurut Syari'at Islam

Hadis Tentang Menyampaikan Dakwah Sekalipun Satu Ayat

Rasulullah SAW bersabda:

"بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً"

Artinya: "Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat." (HR. Bukhari no. 3461)

Hadis ini menjadi motivasi besar bagi kita semua untuk menjadi bagian dari para dai di era digital. Dengan hanya menulis satu status di media sosial yang berisi ayat Al-Qur'an, kutipan hadis, atau nasihat kebaikan, seorang Muslim sudah bisa menjalankan perintah Nabi SAW untuk menyampaikan ajaran Islam.

Teknologi sebagai Ladang Dakwah yang Luas

Peran teknologi dalam dakwah tidak bisa diremehkan. Berikut beberapa bentuk pemanfaatan teknologi dalam dakwah:

Sumber:

Berita Terkait