Menghindari Perbuatan Ghibah dan Fitnah

Menghindari Perbuatan Ghibah dan Fitnah

Radarseluma.disway.id - Menghindari Perbuatan Ghibah dan Fitnah--

BACA JUGA:Idul Adha: Momentum Menyucikan Hati dan Menguatkan Tauhid

Bahaya dan Dampak Ghibah dan Fitnah

1. Menghancurkan ukhuwah (persaudaraan)

Ghibah dan fitnah akan menumbuhkan kebencian, kecurigaan, dan permusuhan di antara sesama Muslim.

2. Menghapus pahala amal kebaikan

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلِ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ، لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ، وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ"

Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya, tetapi belum masuk ke dalam hatinya, janganlah kalian menggunjing kaum Muslimin dan jangan mencari-cari aib mereka." (HR. Abu Dawud)

3. Mendapatkan siksa kubur dan neraka

Dalam hadits lain disebutkan:

"لَمَّا عُرِجَ بِي، مَرَرْتُ بِقَوْمٍ لَهُمْ أَظْفَارٌ مِنْ نُحَاسٍ يَخْمِشُونَ وُجُوهَهُمْ وَصُدُورَهُمْ، فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ يَا جِبْرِيلُ؟ قَالَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ لُحُومَ النَّاسِ، وَيَقَعُونَ فِي أَعْرَاضِهِمْ"

Artinya:
“Ketika aku diperjalankan (Isra’ Mi’raj), aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku dari tembaga, mereka mencakar wajah dan dada mereka sendiri. Aku bertanya: 'Siapa mereka, wahai Jibril?' Ia menjawab: 'Mereka adalah orang-orang yang memakan daging sesama manusia (ghibah) dan menjatuhkan kehormatan mereka.'” (HR. Abu Dawud)

Cara Menghindari Ghibah dan Fitnah

1. Menjaga lisan dan hati

Rasulullah SAW bersabda:

"مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ، فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ"

Artinya:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Tabayyun sebelum menyebarkan informasi

Firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah (tabayyunlah)." (QS. Al-Hujurat: 6)

3. Berdoa dan beristighfar

Sering-seringlah memohon ampun kepada Allah dan minta perlindungan dari keburukan lisan serta nafsu diri.

4. Berteman dengan orang-orang yang shalih

Lingkungan sangat mempengaruhi perilaku. Berteman dengan orang yang menjaga lisannya akan menjadi pelindung dari ghibah dan fitnah.

Sumber:

Berita Terkait