Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan

Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan

Radarseluma.disway.id - Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan--

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ لِاَمٰنٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَاعُوۡنَ ۙ‏ ٨

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ عَلٰى صَلَوٰتِهِمۡ يُحَافِظُوۡنَ​ۘ‏ ٩

اُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡوَارِثُوۡنَ ۙ‏ ١٠

الَّذِيۡنَ يَرِثُوۡنَ الۡفِرۡدَوۡسَؕ هُمۡ فِيۡهَا خٰلِدُوۡنَ‏ ١١

Artinya: " Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara salatnya, Mereka itulah orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya" (QS Al-Mu'minun 8-11)

Ayat ini menunjukkan bahwa menjaga amanah adalah salah satu ciri penghuni surga. Maka dari itu, setiap Muslim hendaknya memelihara amanah dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:Menjaga Adab dalam Bertutur Kata di Bulan Dzulqa’dah

Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Bulan Dzulqa’dah sebagai salah satu bulan mulia adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk mengevaluasi kualitas iman dan amal mereka. Menjaga amanah dalam pekerjaan bukan sekadar tanggung jawab moral, tapi juga perintah agama yang memiliki dimensi ukhrawi. Dalam lingkungan kerja yang bersih dari pengkhianatan amanah, akan tumbuh keberkahan, produktivitas, dan kedamaian.

Marilah kita jadikan bulan Dzulqa’dah ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen dalam menjaga amanah, baik dalam skala pribadi, keluarga, maupun pekerjaan. Ingatlah bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dapat menjaga amanah dan meraih keberkahan dunia dan akhirat. (djl)

 

Sumber:

Berita Terkait