Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan

Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan

Radarseluma.disway.id - Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan--

Pimpinan atau pejabat publik yang memanfaatkan kedudukannya untuk keuntungan pribadi atau kelompok juga telah melanggar amanah besar.

Bekerja dengan jujur dan profesional

Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, karena Allah senantiasa mengawasi.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat At-taubah ayat 105 yang mana berbunyi: 

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

Artinya: "Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu." (QS. At-Taubah: 105)

Ayat ini menegaskan bahwa setiap amal dan pekerjaan akan diawasi, baik oleh Allah maupun oleh manusia. Maka seorang Muslim harus menjadikan pekerjaannya sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan sebaliknya.

BACA JUGA:Dzulqa’dah: Saat yang Tepat untuk Menyusun Rencana Ibadah Tahunan

Konsekuensi Mengabaikan Amanah

Mengabaikan amanah termasuk dosa besar yang bisa mendatangkan kehancuran, baik di dunia maupun akhirat. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari yang mana berbunyi: 

إِذَا ضُيِّعَتِ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ

Artinya: "Jika amanah telah disia-siakan, maka tunggulah datangnya Kiamat."
(HR. Bukhari)

Hadits ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran terhadap amanah, bahkan menjadi salah satu tanda kehancuran moral masyarakat.

Menjaga Amanah sebagai Jalan Menuju Surga

Sebaliknya, orang yang menjaga amanah akan mendapat balasan yang Agung. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'minun ayat 8-11 yang mana berbunyi: 

Sumber:

Berita Terkait