Seluma, Radarseluma.disway.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.SE., M.A., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penerapan Budidaya Padi Model PM-AAS Provinsi Bengkulu yang digelar di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu.
BACA JUGA: Pemkab Seluma Tempatkan 202 Petugas Khusus di Seluruh Desa, Bantu BPJS
BACA JUGA: Menaker Minta Penyerapan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas, Harus Dapat Kesempatan Setara
Rakor tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Bengkulu H. Mian dan diikuti kepala daerah serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Turut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bengkulu dan instansi terkait di sektor pertanian.
Pertemuan ini membahas penerapan Budidaya Padi Model PM-AAS sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendukung program swasembada pangan.
Sekda Seluma Deddy Ramdhani mengatakan Pemerintah Kabupaten Seluma siap mendukung implementasi program tersebut. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat sehingga inovasi budidaya yang mampu meningkatkan hasil panen perlu diterapkan secara berkelanjutan.
"Seluma memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu kami menyambut baik penerapan Budidaya Padi Model PM-AAS sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan produktivitas, menjaga ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah Kabupaten Seluma siap mendukung pelaksanaan program ini sesuai dengan kondisi dan potensi daerah," ujar Deddy.
Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan pemerintah kabupaten dan kota dapat terus diperkuat sehingga penerapan Budidaya Padi Model PM-AAS berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.
BACA JUGA:BGN Resmikan Pusat Pelayanan Terpadu, Permudah Akses Informasi dan Aduan Masyarakat
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan produksi padi di Provinsi Bengkulu terus meningkat, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.(adt)