Desa Talang Empat Seluma Kurban 19 Ekor Ternak

Kamis 28-05-2026,11:24 WIB
Reporter : Tri Suparman
Editor : Jeffri Ginting

 

SELUMA, Radarseluma.Disway.Id - Desa Talang Empat, Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu kembali menjadi perhatian saat perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Di tengah kondisi desa yang masih terisolir dengan akses jalan rusak parah dan berlumpur, masyarakat setempat justru mencatat rekor jumlah hewan kurban terbanyak sepanjang sejarah desa.

 

BACA JUGA:Prabowo Tegaskan APBN 2027 Jadi Alat Perjuangan Bangsa dan Pendorong Kesejahteraan Rakyat

BACA JUGA: Disdikbud Seluma Terbitkan Imbauan Agar Perpisahan Tidak Membebani Orang Tua

Pada tahun 2026 ini, warga Desa Talang Empat menyembelih 19 hewan kurban, terdiri dari sembilan ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jumlah tersebut dinilai luar biasa mengingat desa itu hanya dihuni sekitar 220 Kepala Keluarga (KK).

 

Meningkatnya jumlah hewan kurban tidak terlepas dari membaiknya perekonomian masyarakat dalam dua tahun terakhir. Mayoritas warga Talang Empat berprofesi sebagai petani kopi. Naiknya harga kopi sepanjang 2025 hingga 2026 yang mencapai Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu per kilogram membuat pendapatan masyarakat meningkat signifikan.

 

Di balik meningkatnya kesejahteraan warga, Desa Talang Empat hingga kini masih menghadapi persoalan infrastruktur yang memprihatinkan. Jalan menuju desa tersebut rusak berat, berlumpur dan sulit dilalui kendaraan biasa, terutama saat musim hujan. Akses transportasi hanya bisa ditempuh menggunakan mobil dobel gardan atau sepeda motor trail. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban. Bahkan tren jumlah hewan kurban di desa itu terus meningkat dari tahun ke tahun.

 

Tokoh agama Desa Talang Empat, Abdul Latif, SPdI saat dikonfirmasi Radar Seluma membenarkan adanya peningkatan signifikan jumlah hewan kurban pada Idul Adha dha tahun ini. Menurutnya, peningkatan tersebut dipengaruhi dua faktor utama, yakni membaiknya ekonomi masyarakat serta meningkatnya kesadaran beribadah warga.

 

"Ini seiring dengan peningkatan ekonomi dan ketakwaan masyarakat kita di sini. Kami tentu sangat bersyukur dan gembira dengan kondisi ini," sampai Abdul Latif yang juga merupakan penggerak dan pengurus Ranting Muhammadiyah di desa tersebut.

 

Kategori :