JAKARTA, Radarseluma.disway.id - Dalam upayanya untuk menyelaraskan visi, arah kebijakan, dan rencana kerja transformasi digital di seluruh ekosistem BUMN dalam satu orkestrasi terpadu, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) atau Danantara Indonesia turut menyatakan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital di lingkungan BUMN.
BACA JUGA: Kiai Ponpes Pati Tersangka Pelecehan Santriwati ditahan
BACA JUGA:Ketat! Ini Kriteria Kelulusan Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Dalam hal ini, Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa menuturkan bahwa komitmen ini sendiri diarahkan untuk memperkuat kedaulatan digital nasional serta mendorong industrialisasi produk digital Indonesia.
"Penyelarasan tersebut menjadi fondasi penting bagi penguatan daya saing BUMN di tengah perubahan teknologi dan dinamika industri yang semakin cepat," jelas Sigit kepada media di Jakarta, pada Kamis (07/05).
Melanjutkan, Sigit juga menambahkan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia, terutama di bidang Artificial Intelligence (AI), Advanced Analytics, Post-Quantum Readiness dan keamanan siber, kesiapan BUMN untuk beradaptasi secepatnya pun juga menjadi sorotan utama.
"Dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi, serta berdampak pada tingkat operasional BUMN, Danantara Indonesia ingin memastikan bahwa transformasi digital tidak akan berhenti pada level perencanaan, tetapi menghasilkan perbaikan kinerja nyata di masing-masing BUMN," ujar Sigit.
BACA JUGA:Proyek Tanggul Laut Raksasa Segera Dikebut, ATR/BPN Pastikan Lahan Giant Sea Wall Pantura Aman