PASAR TAIS, Radarseluma.disway.id - Wakil Bupati Seluma, Drs H Gustianto, secara resmi membuka lokakarya Kelompok Kerja (Pokja) Mangrove Kabupaten Seluma yang digelar di Hotel Rizki. Pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove di wilayah pesisir.
BACA JUGA:Saat Panen Sawit di Talang Kebun, Petani Temukan Jejak Harimau! Dari Jejak Harimau Besar
BACA JUGA: Prestasi Lagi, FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing
Dalam sambutannya, Wabup Gustianto menegaskan bahwa mangrove memiliki peran vital, tidak hanya sebagai benteng alami dalam menahan abrasi dan gelombang laut. Akan tetapi juga sebagai penopang kehidupan ekonomi masyarakat pesisir. Ekosistem mangrove, menurutnya, menjadi sumber penghidupan bagi nelayan sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
"Keberadaan mangrove sangat penting. Selain melindungi garis pantai, juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kelestariannya harus kita jaga bersama," ujar Gustianto.
Dirinya juga mengingatkan bahwa kerusakan mangrove dapat menimbulkan dampak serius, seperti meningkatnya risiko abrasi, banjir rob, hingga menurunnya hasil tangkapan ikan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya bersama yang terencana dan berkelanjutan dalam pengelolaannya.
"Kelestarian mangrove adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi dan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaannya berjalan optimal," tegasnya.