Berkat Digitalisasi Berbasis ESG, Pertumbuhan Nasabah BSI Melampaui 23 Juta

Senin 13-04-2026,16:07 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

Jakarta, Radarseluma.disway.id — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mempercepat transformasi digital berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Strategi ini dinilai efektif meningkatkan jumlah nasabah sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.

 

BACA JUGA:MTQ Provinsi Bengkulu ke 37 Resmi Digelar, Bupati dan Sekdaprov Launching di TWK Seluma

BACA JUGA:Depan Rumah, Motor Warga Seluma Digasak Curanmor

Sejak merger, jumlah nasabah BSI telah melampaui 23 juta, didominasi generasi muda dan milenial. Di saat yang sama, pengguna mobile banking BSI juga telah menembus lebih dari 9 juta orang. Akselerasi digital tersebut salah satunya ditopang oleh superapps BYOND. Dalam satu tahun sejak diluncurkan, jumlah pengguna aplikasi ini melonjak 197 persen secara tahunan (year on year/YoY).

 

Beragam fitur yang terintegrasi dalam BYOND menjadi daya tarik utama, mulai dari layanan tabungan emas dengan pembelian mulai dari Rp50.000an, cicil emas, transfer emas berbasis gram, hingga pembukaan tabungan haji secara digital dengan setoran awal Rp100.000.

Tak hanya itu, fitur sosial seperti pembayaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), informasi lokasi masjid, hingga arah kiblat turut memperkuat ekosistem layanan berbasis nilai syariah.

 

Pertumbuhan signifikan juga terlihat pada pembukaan tabungan haji melalui BYOND yang meningkat 108 persen YoY menjadi 380.000 nasabah.

Secara keseluruhan, transaksi di BYOND mencapai 730 juta transaksi atau tumbuh 52 persen YoY, dengan nilai transaksi menembus Rp820 triliun atau meningkat 48 persen secara tahunan. (Data Desember 2025).

 

Wakil Direktur Utama BSI Bob T. Ananta mengatakan, transformasi digital menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah.

 

Kategori :