Transaksi Non Tunai Meningkat, Pemprov Bengkulu Percepat Digitalisasi Serta Optimalisasi PAD
Penggunaan digitalisasi di Bengkulu meningkat--
Bengkulu, Radarseluma.disway.id - Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, membuka kegiatan capacity building pengisian evaluasi kinerja (championship) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Hotel Mercure Bengkulu, Senin (13/4). Kegiatan ini mengusung tema penguatan laporan TP2DD menuju Bengkulu yang semakin digital.
BACA JUGA:Kajati Bengkulu Victor Antonius Diganti Saiful Bahri, Jaksa Agung Mutasi 14 Kajati
BACA JUGA:Setahun Berlalu, Warga Seluma Masih Menunggu Perubahan Nyata. Himasel Siap Datang ke Pemda Seluma?
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, serta unsur perbankan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa TP2DD merupakan forum strategis dalam memperkuat sinergi guna menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong percepatan digitalisasi keuangan.
Ia mengungkapkan, hingga Februari 2026, pengguna QRIS di Bengkulu mencapai 281.097 atau tumbuh 12,4 persen secara tahunan, dengan volume transaksi sebesar 243.888 atau meningkat sekitar 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi non-tunai.
Sementara itu, Herwan Antoni menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong implementasi digitalisasi, meskipun masih terdapat kendala pada kesiapan sumber daya manusia dan kebiasaan penggunaan sistem manual. Ia menyebut Bengkulu saat ini berada di peringkat ke-9 dari 10 provinsi di Sumatera dalam penilaian TP2DD.
BACA JUGA:Manajemen Waktu Ala Muslim: Kunci Sukses Dunia dan Akhirat dalam Bingkai Iman dan Amal Shalih
BACA JUGA:Berkat Digitalisasi Berbasis ESG, Pertumbuhan Nasabah BSI Melampaui 23 Juta
Pemerintah juga mendorong optimalisasi transaksi non-tunai dalam seluruh kegiatan keuangan daerah serta pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sumber: