BKD Seluma

Disengat Listrik Saat Bekerja di Seluma, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Disengat Listrik Saat Bekerja di Seluma, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Rumah dua pekerja yang meninggal tersengat listrik--

 

SELUMA, Radarseluma.disway.id - Kecelakaan kerja akibat tersengat listrik kembali terjadi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Bahkan, peristiwa kecelakaan kerja akibat tersengat listrik dalam satu pekan ini terjadi dua peristiwa berbeda yang berlangsung dalam waktu berdekatan. Insiden ini menimpa dua pekerja bangunan di lokasi terpisah, dengan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya selamat meski mengalami luka serius.

 

BACA JUGA: IRT di Ilir Talo Meninggal! Diduga Depresi, Tenggak Racun Rumput

BACA JUGA: Ada Beasiswa PJJ Keagamaan untuk Guru Ngaji di Kemenag, Pendaftaran Ditutup 31 Mei 2026

Peristiwa pertama dialami oleh Reswan (46) seorang tukang bangunan warga Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Lubuk Sandi. Kejadian tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 09.35 WIB, saat korban tengah membantu pembangunan sebuah rumah toko (ruko) milik Doni Afrianto di Desa Napal Jungur.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang meluruskan besi cor yang akan digunakan dalam proses pengecoran bangunan. Namun tanpa disadari, ketika besi tersebut ditegakkan, ujungnya justru menyentuh kabel listrik milik PLN yang posisinya cukup rendah dari permukaan tanah.

 

"Informasinya, almarhum saat itu hendak meluruskan besi. Namun tanpa disadari, besi tersebut menyenggol kabel listrik yang memang kondisinya rendah," kata Reskan.

 

Sengatan listrik yang mengalir melalui besi tersebut langsung mengenai tubuh korban hingga membuatnya terjatuh dan tidak sadarkan diri. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Tumbuan. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

 

Kepergian Reswan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Dirinya diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Setelah dilakukan proses fardhu kifayah, jenazah korban dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat usai pelaksanaan salat Dzuhur.

Sumber: