Wujud Toleransi, Pembangunan GKPS di Air Petai Seluma

Minggu 12-04-2026,18:00 WIB
Reporter : Andry Dinata
Editor : Jeffri Ginting

 

 PEMATANG AUR, Radarseluma.disway,id – Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama kembali ditunjukkan di Kabupaten Seluma. Hal ini terlihat dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Bengkulu Distrik VI yang berlangsung di Desa Air Petai, Minggu (12/4).

 

BACA JUGA:Plastik Mahal, Gubernur Jakarta Minta Pedagang Makanan Manfaatkan Daun Pisang

BACA JUGA:Tinggi Peminat, Menaker Ajukan Penambahan Kuota Magang 150 Ribu

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Pemerintah Desa Air Petai. Kepala Desa Air Petai, Made Rayarto, yang juga dikenal sebagai tokoh agama Hindu, menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

 

Dalam keterangannya, Made Rayarto menyampaikan bahwa perbedaan agama dan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk hidup rukun, melainkan kekuatan dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

 

“Kita semua hidup dalam satu wilayah dan satu bangsa. Walaupun berbeda agama, kita harus tetap saling menghormati dan menjaga kerukunan. Inilah yang menjadi kekuatan kita dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah harus dimaknai sebagai sarana memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat, bukan sekadar simbol kemegahan.

 

“Rumah ibadah bukan soal besar atau megahnya bangunan, tetapi bagaimana tempat itu bisa menjadi pusat pembinaan umat dan membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

 

Kategori :