SELUMA, Radarseluma.disway.id - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Seluma meningkatkan status kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi kebakaran lahan yang meningkat seiring musim kemarau panjang tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait durasi kemarau yang diprediksi berlangsung lebih lama dari biasanya.
BACA JUGA: Bupati Seluma Ajak ASN Perkuat Kebersamaan pada Apel Akbar dan Halal Bihalal
Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Seluma dilaporkan tidak mengalami hujan. Kondisi ini menyebabkan vegetasi seperti rerumputan dan semak belukar mengering, sehingga sangat mudah terbakar. Situasi tersebut diperparah dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu api.
Sejumlah kejadian kebakaran lahan telah terjadi, salah satunya di kawasan komplek perkantoran Bupati Seluma. Meski berhasil dikendalikan, insiden tersebut menjadi peringatan akan tingginya risiko kebakaran di tengah cuaca panas dan kering.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Seluma, H Hendarsyah, SIP MT menegaskan bahwa, pihaknya telah menyiagakan seluruh personel selama 24 jam penuh. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat dalam penanganan setiap kejadian kebakaran.
"Dalam beberapa hari terakhir sudah terjadi beberapa titik kebakaran lahan, termasuk di kawasan perkantoran Bupati Seluma. Mayoritas dipicu oleh kelalaian, seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan," sampainya.
Dirinya juga menambahkan, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kebakaran lahan. Selain puntung rokok, aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan juga kerap memicu api merambat ke area yang lebih luas.