Pertumbuhan pesat, Nebius melakukan ekspansi ke kawasan Asia-Pasifik

Sabtu 14-03-2026,08:00 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

SINGAPURA, Radarseluma.disway.id - Nebius (NASDAQ: NBIS), perusahaan cloud AI, menyampaikan pengumuman pada hari ini tentang perluasan operasinya di kawasan Asia-Pasifik seiring upaya perusahaan untuk memenuhi lonjakan permintaan global terhadap infrastruktur AI yang dirancang secara khusus. Perusahaan telah menunjuk John Haarer sebagai Manajer Umum untuk Asia-Pasifik dan Jepang, untuk memimpin pertumbuhan komersial perusahaan di seluruh kawasan tersebut.

 

BACA JUGA:Kemnaker Jalin Kerja Sama dengan Pelita Air, Manfaatkan BLK Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja

BACA JUGA: GrabForGood Fund Increases Commitment to US$3.2 Million for 2026 to Education and Community Resilience

Haarer melapor langsung kepada Pejabat Pendapatan Tertinggi, Marc Boroditsky, yang akan berkantor di Singapura dan akan mengawasi ekspansi komersial perusahaan ini di kawasan tersebut melalui pasar-pasar utama termasuk Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan India. Haarer membawa pengalaman selama lebih dari satu dekade dalam mendorong upaya pemasaran dan pengembangan pasar di kawasan tersebut bagi berbagai perusahaan terkemuka di bidang teknologi global, termasuk Cloudflare dan Twilio.

 

"Selama setahun terakhir, kami telah mengambil langkah awal untuk memasuki pasar Asia, mendapatkan pelanggan pertama kami, dan membangun dasar untuk ekspansi pesat di kawasan ini," kata Marc Boroditsky, Pejabat Pendapatan Tertinggi di Nebius. "Penunjukan pemimpin seperti John makin menegaskan komitmen ini. John memiliki pengalaman regional yang mendalam untuk meningkatkan skala perusahaan teknologi besar di seluruh Asia-Pasifik, dan bergabung pada saat permintaan terhadap infrastruktur AI yang dirancang secara khusus sedang meningkat pesat di tiap pasar utama dalam kawasan ini."

 

"Asia merupakan salah satu kawasan yang paling menarik di dunia untuk AI, dan Nebius adalah cloud yang memberdayakan gelombang berikutnya dari inovasi AI," kata John Haarer, Manajer Umum untuk Asia-Pasifik dan Jepang. "Saya merasa sangat bersemangat untuk bergabung dengan perusahaan yang memiliki para rekayasawan paling berbakat di dunia pada momen penting bagi bisnis ini. Seiring dengan upaya kami untuk melakukan peningkatan di Asia, saya menantikan kesempatan untuk membantu para mitra, pelanggan, dan pemerintah setempat di seluruh kawasan ini dalam mengatasi hambatan yang mereka hadapi terkait AI serta mengubah potensi AI menjadi nilai ekonomis yang nyata."

 

BACA JUGA: Polres Seluma Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Kerahkan 90 Personel Amankan Mudik Lebaran

BACA JUGA:Malam Terakhir Ramadhan: Detik-Detik Penuh Ampunan, Kesempatan Emas Meraih Kemuliaan Abadi

Nebius merupakan salah satu perusahaan cloud AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan pertumbuhan pendapatan tahun-ke-tahun sebesar 479% pada tahun 2025 serta nilai kontrak tertunda yang melebihi $20 miliar, termasuk perjanjian infrastruktur AI jangka panjang dengan Microsoft dan Meta. Perusahaan memiliki kas sebesar $3,7 miliar dan menargetkan pendapatan tahunan berjalan sebesar $7 miliar hingga $9 miliar pada akhir tahun 2026. Penunjukan Haarer menandai pergeseran perusahaan di kawasan Asia-Pasifik dari tahap awal memasuki pasar menuju ekspansi komersial sepenuhnya.

Kategori :