Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Dikabarkan Tewas dalam Serangan AS-Israel?

Senin 02-03-2026,17:17 WIB
Reporter : radarseluma
Editor : radarseluma

 

Teheran, Radarseluma.disway.id - Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dilaporkan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran, ibu kota Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Namun, Partai Dolate Bahar yang menaungi Ahmadinejad, membantah kabar kematian tersebut.

"Dolate Bahar dengan ini mengumumkan bahwa laporan telah kematian martir Dr Ahmadinejad dalam serangan Amerika-Israel adalah keliru," demikian pernyataan Partai Dolate Bahar pada situs resminya, seperti dilansir DPA, Senin (2/3/2026).

 

BACA JUGA:Perkuat Layanan Lewat E-Commerce, BYOND by BSI Tambah Fitur Baru

BACA JUGA:CAPHRA Reminds Governments, That Harm Reduction is the Foundation of Health Policy

Bantahan soal kematian Ahmadinejad juga disampaikan oleh seorang penasihat dekat untuk mantan Presiden Iran yang menjabat selama dua periode, dari tahun 2005 hingga tahun 2013, tersebut.

 

Ditegaskan oleh penasihat dekat itu, yang enggan disebut namanya itu, seperti dilansir Anadolu Agency, bahwa Ahmadinejad masih hidup dan tidak terluka, meskipun serangan gabungan AS-Israel menargetkan kepemimpinan senior dan infrastruktur militer Iran.

 

"Saya berkomunikasi dengannya. Semuanya baik-baik saja," kata penasihat dekat Ahmadinejad itu saat berbicara kepada Anadolu pada Minggu (1/3) waktu setempat.

 

"Sebuah bangunan terkait pengawal keamanannya terkena serangan kemarin. Tiga pengawalnya -- anggota-anggota IRGC (Garda Revolusi Iran) -- telah tewas. Kediamannya sendiri tidak terdampak dan tidak menjadi target, berjarak 100 meter dari bangunan tersebut," jelas penasihat dekat Ahmadinejad tersebut.

 

Kabar kematian Ahmadinejad dilaporkan oleh kantor berita Iran, ILNA, yang menyatakan bahwa mantan presiden yang kini berusia 69 tahun itu telah tewas dalam serangan udara di area Teheran.

Kategori :