Ancaman terhadap Selat Hormuz dan Energi Global
Ketegangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas rantai pasok energi dunia. IRGC dilaporkan melarang kapal komersial melintasi Selat Hormuz — jalur yang menjadi pintu keluar sekitar 20% pasokan minyak dan gas global.
Misi angkatan laut Uni Eropa, EUNAVFOR ASPIDES, mengeluarkan peringatan kewaspadaan tinggi.
Jika jalur ini terganggu, harga minyak dunia berpotensi melonjak tajam dan memicu krisis energi global.
Respons Dunia Internasional
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar sidang darurat atas permintaan Prancis, Tiongkok, dan Rusia.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyayangkan hilangnya peluang diplomasi dan menyerukan de-eskalasi segera.
Sejumlah maskapai internasional seperti Emirates, British Airways, Wizz Air, dan Lufthansa menghentikan penerbangan ke wilayah konflik demi keselamatan penumpang.
Para pemimpin Eropa juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak penghentian konflik guna mencegah perang regional yang dapat mengguncang stabilitas ekonomi global.