Sedekah di Bulan Ramadhan: Pintu Berlipat Ganda Pahala, Penghapus Dosa, dan Jalan Menuju Surga

Selasa 24-02-2026,11:10 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Di dalamnya, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Tidak hanya ibadah puasa, shalat, dan membaca Al-Qur’an yang dianjurkan, tetapi juga amalan sosial seperti sedekah menjadi ibadah yang sangat utama. Sedekah di bulan Ramadhan bukan sekadar memberi harta, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian, solidaritas, dan bukti nyata ketakwaan kepada Allah SWT.
 
Dalam suasana Ramadhan, hati menjadi lebih lembut, jiwa lebih mudah tersentuh, dan semangat berbagi semakin tumbuh. Inilah momentum terbaik untuk menanam amal kebajikan yang kelak akan kita tuai di akhirat.
 
Perintah dan Keutamaan Sedekah dalam Al-Qur’an
 
Allah SWT berfirman:
 
مَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
 
Artinya: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
 
Ayat ini menunjukkan bahwa sedekah memiliki balasan yang berlipat ganda. Jika di luar Ramadhan saja pahala sedekah dilipatgandakan hingga 700 kali, maka di bulan Ramadhan bulan yang penuh keberkahan ganjarannya tentu lebih besar lagi.
 
Allah juga berfirman:
 
لَن تَنَالُواْ ٱلۡبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُواْ مِمَّا تُحِبُّونَۚ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيۡءٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٞ
 
Artinya: “Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu infakkan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”
(QS. Ali ‘Imran: 92)
 
Ayat ini menegaskan bahwa sedekah adalah bukti keimanan. Ketika seseorang mampu mengeluarkan harta yang dicintainya, di situlah terlihat kualitas ketakwaannya.
 
Rasulullah SAW Teladan dalam Bersedekah di Bulan Ramadhan
Rasulullah SAW adalah manusia paling dermawan, terlebih di bulan Ramadhan. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan:
 
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
Artinya: “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan.”
(HR. Bukhari)
 
Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa kedermawanan beliau seperti angin yang berhembus kencang cepat dan menyeluruh. Artinya, Rasulullah SAW tidak menunda-nunda sedekah dan tidak membatasi diri dalam memberi.
 
Beliau juga bersabda:
 
الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ
 
Artinya: “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
 
Hadits ini memberikan harapan besar bagi umat Islam. Di bulan Ramadhan, ketika setiap hamba memohon ampunan, sedekah menjadi salah satu sebab dihapuskannya dosa-dosa.
 
BACA JUGA:Diam yang Bernilai Ibadah di Bulan Ramadhan: Menjaga Lisan, Menyucikan Hati, dan Menggapai Pahala Tanpa Batas
 
Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan
 
1. Pahala Dilipatgandakan
 
Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Setiap amal sunnah dinilai seperti amal wajib, dan amal wajib dilipatgandakan berkali-kali lipat. Sedekah yang dilakukan pada bulan ini bernilai lebih besar dibandingkan bulan lainnya.
 
2. Menghapus Dosa dan Kesalahan
 
Sebagaimana disebutkan dalam hadits, sedekah menjadi sebab diampuninya dosa. Ini sangat relevan di bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan ampunan.
 
3. Mendatangkan Keberkahan Harta
 
Banyak orang khawatir hartanya berkurang karena sedekah. Padahal Rasulullah SAW bersabda:
 
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
 
Artinya: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim)
 
Justru dengan sedekah, Allah akan mengganti dengan yang lebih baik, baik berupa rezeki, kesehatan, maupun ketenangan jiwa.
 
4. Mendapat Naungan di Hari Kiamat
 
Rasulullah SAW bersabda bahwa salah satu golongan yang mendapat naungan di hari kiamat adalah orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya (HR. Bukhari dan Muslim).
 
5. Melatih Kepedulian Sosial
 
Ramadhan mengajarkan empati kepada fakir miskin. Dengan sedekah, kita membantu meringankan beban mereka, terutama menjelang berbuka puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
 
BACA JUGA:Menjaga Lisan Digital di Bulan Suci: Etika Bermedia Sosial di Bulan Ramadhan sebagai Cermin Ketakwaan Sejati
 
Bentuk-Bentuk Sedekah di Bulan Ramadhan
 
Sedekah tidak selalu berupa uang. Memberi makanan untuk berbuka puasa juga termasuk sedekah yang besar pahalanya. Rasulullah SAW bersabda:
 
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ
 
Artinya: “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Tirmidzi)
 
Selain itu, sedekah bisa berupa tenaga, ilmu, senyuman, dan bantuan dalam berbagai bentuk kebaikan.
 
Hikmah dan Dampak Spiritual Sedekah
 
Sedekah membersihkan hati dari sifat kikir dan cinta dunia. Ia menumbuhkan rasa syukur dan kesadaran bahwa harta hanyalah titipan Allah SWT. Dalam konteks Ramadhan, sedekah menyempurnakan ibadah puasa, karena puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk kepedulian sosial.
 
Sedekah juga mempererat ukhuwah Islamiyah. Ketika masyarakat saling berbagi, kesenjangan sosial dapat dikurangi, dan persaudaraan semakin kuat.
 
Sedekah di bulan Ramadhan adalah amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Dalil Al-Qur’an dan hadits menunjukkan bahwa sedekah mendatangkan pahala berlipat ganda, menghapus dosa, mendatangkan keberkahan, dan menjadi sebab keselamatan di akhirat. Rasulullah SAW telah memberikan teladan nyata dalam kedermawanan, terutama di bulan suci ini.
 
Ramadhan adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui kembali di tahun mendatang. Maka, jangan sia-siakan peluang untuk memperbanyak sedekah, sekecil apa pun nilainya.
 
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang gemar bersedekah, khususnya di bulan Ramadhan. Jadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan diri menuju pribadi yang lebih peduli, dermawan, dan bertakwa. Mari kita hidupkan semangat berbagi, karena di setiap sedekah yang kita keluarkan, ada doa tulus dari mereka yang menerima, dan ada pahala besar yang menanti di sisi Allah SWT. (djl)
Kategori :