Pemprov dan BI Satukan Langkah Bengkulu Siap Investasi 2026, Lewat BIG RIRU

Selasa 10-02-2026,09:00 WIB
Reporter : radarseluma
Editor : radarseluma

Secara spasial, realisasi investasi masih terkonsentrasi di Kota Bengkulu, sementara secara sektoral didominasi oleh sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, industri makanan, perdagangan dan reparasi, serta transportasi dan pergudangan. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan pemerataan investasi antarwilayah serta peningkatan kualitas proyek investasi daerah.

Bank Indonesia juga menyoroti pentingnya pengembangan kawasan industri, khususnya Kawasan Industri Pulau Baai, sebagai pusat hilirisasi dan logistik strategis. Namun, pengembangannya masih menghadapi tantangan, terutama terkait kelengkapan studi kelayakan dan penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Untuk itu, diperlukan percepatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota agar kawasan tersebut dapat segera direalisasikan.

Ke depan, arah investasi di Bengkulu perlu difokuskan pada sektor-sektor prioritas, antara lain hilirisasi dan industri pengolahan, ketahanan pangan dan agroindustri, pengembangan kawasan industri dan kawasan strategis, serta pariwisata berkelanjutan. Penguatan infrastruktur, integrasi kawasan industri dengan pelabuhan, serta percepatan proses perizinan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik investasi daerah.

 

BACA JUGA: China's Langzhong Ancient City Extends a Global Invitation to Experience Authentic Festivities

BACA JUGA: Kodim 0425/Seluma Donor Darah, Peringati HUT ke-80 Korem 041/Garuda Emas

Menutup sambutannya, R.A. Denny mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga keuangan, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui investasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui forum BIG 2026 ini, kami berharap lahir gagasan dan rekomendasi strategis yang mampu mendorong percepatan realisasi investasi serta mendukung terwujudnya Bengkulu yang siap dan kompetitif sebagai tujuan investasi,” pungkasnya.

Kategori :