Radarseluma.Disway.id- Belanja mulai melambat pasca Nataru.
Per 11 Januari 2026, Mandiri Spending Index (MSI) berada di level 372,5, terkontraksi 0,1% (week-on-week/wow), menandai belanja mulai masuk periode normalisasi. Hal ini sejalan dengan berakhirnya periode libur Nataru yang mencapai puncaknya pada minggu pertama Januari (4-Jan), dimana puncak MSI tercatat sebesar 372,8.
BACA JUGA:Alwi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final, Indonesia Open 2026
BACA JUGA:Inovasi MEMBARA Pemda BS Diharapkan Bisa Wujudkan Pelayanan Publik yang Lebih Responsif
Belanja esensial meningkat di periode normalisasi.
Meskipun secara agregat belanja ternormalisasi, ada beberapa kelompok belanja yang masih melanjutkan akselerasi, terutama kelompok esensial. Belanja education melanjutkan tren akselerasi (19,5% wow vs minggu sebelumnya 3,2% wow), mengindikasikan pembayaran biaya pendidikan yang lebih awal sejalan dengan perilaku antisipatif masyarakat.
Tabungan meningkat pada kelompok bawah dan atas, melambat pada kelompok menengah.
Per 17 Januari 2026, indeks tabungan kelompok bawah meningkat ke 73,9 (vs 72,4 pada Desember 2025), dan kelompok atas ke 93,5 (vs 92,0 di Desember 2025). Tabungan kelompok menengah turun ke level 100,5 (vs 101,2 pada Desember 2025) sejalan dengan magnitude belanja di periode libur Nataru yang tinggi.
Konsumsi masyarakat diprakirakan tetap resilien di 1Q26.
BACA JUGA:Bersiaplah! Ajang Modifikasi IMX 2026 akan Digelar 9-11 Oktober 2026