Tangis Honorer Seluma, Mengabdi 17 Tahun Tanpa Kepastian, Sofyan Dirumahkan Sebut Tak Ada Orang Dalam

Senin 19-01-2026,16:13 WIB
Reporter : Eldo Fernando
Editor : Eldo Fernando

 

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Sofyan mengaku telah mengabdi sebagai tenaga honorer sejak tahun 2008. Selama 17 tahun, ia bekerja tanpa pernah terputus Surat Keputusan (SK). Namun, semua pengabdian itu seolah tak berarti ketika per 31 Desember 2025 dirinya dinyatakan dirumahkan.

BACA JUGA:laporan BI, Utang Luar Negeri Indonesia Turun pada November 2025

BACA JUGA: Kasus Pemerkosaan yang Seret Artis Indonesian Idol, Polisi Periksa 5 Saksi

 

“Saya dari Kantor Camat Seluma Barat, menjadi honorer sejak 2008. SK saya tidak pernah putus, tapi sekarang saya dirumahkan. Mungkin karena saya tidak punya orang dalam,” ucap Sofyan lirih, Senin (19/1).

 

Diakuinya, sangat terpukul karena selama hampir dua dekade mengabdi, tidak ada apresiasi nyata dari pemerintah daerah terhadap jerih payahnya. Kesedihan itu kian terasa ketika hujan deras tiba-tiba mengguyur lokasi aksi, seakan ikut menangisi nasib para honorer yang merasa ditinggalkan oleh sistem.

Air mata Sofyan dan rekan-rekannya pun tak terbendung. Di bawah guyuran hujan, mereka tetap bertahan, menyuarakan harapan terakhir agar pengabdian panjang mereka tidak berakhir sia-sia, dan pemerintah daerah benar-benar hadir memberikan solusi atas nasib ratusan honorer yang kini kehilangan pekerjaan dan masa depan yang pasti.(ndo) 

Kategori :