“Benar, Aurelie datang pertama kali bersama ibunya. Kalau ibunya sudah dua kali, yang pertama hanya konsultasi, yang kedua untuk mengambil formulir pengaduan,” ujar Hadi Supeno saat ditemui di kantor KPAI di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, seperti dilansir TribunTrends.com.
Pengakuan tersebut memperkuat fakta bahwa upaya perlindungan terhadap Aurelie telah dilakukan sejak lama, jauh sebelum kisah pilu itu terungkap ke publik melalui buku Broken Strings.