Pengalaman Sri Mulyani sebagai ekonom yang memimpin reformasi besar di berbagai lembaga keuangan dinilai akan memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan.
"Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia," ujar CEO dan anggota dewan pengurus Gates Foundation, Mark Suzman.
BACA JUGA: Data Gaikindo, Penjualan Mobil 2025 Sampai 803.687 Unit, Desember Terbanyak
BACA JUGA: Kapolda dan Wagub Bengkulu, Resmikan Penggunaan Gedung BPKB Polda Bengkulu
Sri Mulyani akan bertugas bersama anggota Dewan Direksi lainnya yakni Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J Tierney, Suzman dan Gates. Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti karena menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala penasihat ekonomi untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.