Dari jaringan yang telah terpasang tersebut, sebanyak 2.600 sambungan rumah tercatat sudah terhubung dan siap dialiri air bersih. Dirinya juga menegaskan bahwa, pemasangan sambungan rumah tersebut tidak dikenakan biaya kepada masyarakat.
"Untuk sambungan rumah yang terpasang sudah mencapai 2.600 unit di dua kecamatan. Pemasangannya gratis, tidak dipungut biaya," singkatnya.
Meski pemasangan sambungan rumah digratiskan, untuk pemakaian air bersih nantinya tetap akan diberlakukan retribusi. Retribusi tersebut akan dikelola oleh PDAM Seluma dan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:BSI Serahkan 90 Kunci Rumah Hunian Danantara (Huntara) ke Pemkab Aceh Tamiang
BACA JUGA:Kick Off RUU Administrasi Pertanahan, Sekjen ATR/BPN Sampaikan Hal Ini
"Pemasangan gratis, namun pemakaian air tetap berbayar sesuai ketentuan. Untuk besaran tarif masih menunggu keputusan, karena yang berwenang menetapkan tarif adalah direktur PDAM," terangnya.
Dengan segera beroperasinya SPAM Kobema, Pemerintah Kabupaten Seluma berharap kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih, dapat terpenuhi secara berkelanjutan serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(ctr)