Tahun ini BSI melakukan penanaman pohon di 3 titik lokasi yaitu Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Tengah yang bekerjasama dengan 3 (mitra) penanaman pohon. Bob menambahkan "Kebutuhan rumah di Indonesia terus meningkat. Demikian juga di BSI di mana terdapat tren positif dengan rerata booking Rp1 triliun per bulan yang didominasi pembelian rumah pertama Rp500juta hingga Rp2 Miliar, take over, renovasi maupun kebutuhan lainnya. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa sektor perumahan masih diminati masyarakat di tengah ekonomi menantang",ujarnya.
"Melalui program BSI Griya One Home One Tree, BSI mengaitkan setiap realisasi pencairan pembiayaan griya dengan penanaman satu pohon. Langkah ini sejalan dengan upaya BSI mendorong pembangunan sektor perumahan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat", tegasnya.
Pembiayaan Berkelanjutan BSI
BSI terus mendorong realisasi pembiayaan berkelanjutan yang sehat dan sustain. Hingga September 2025, pembiayaan berkelanjutan BSI mencapai Rp73,60 triliun naik 24,33% year on year. Beberapa komitmen yang telah diwujudkan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hijau antara lain menerbitkan ESG Sukuk Sustainability senilai Rp8 triliun pada tahun ini, membangun lebih dari 10 desa BSI yang berfokus pada optimalisasi sumber daya alam desa, serta mendorong penguatan kapasitas masyarakat melalui peran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf).
BACA JUGA:145 Pelajar Ikuti Simulasi Seleksi Paskibraka di Seluma
BACA JUGA: Ramai Truk Parkir Sembarang di Simpang Enam Seluma, Warga Desak Penertiban
Sejumlah program lingkungan lainnya juga termasuk pembangunan green building BSI Landmark Aceh dan BSI Tower, penanaman lebih dari 50.000 pohon sejak merger, penggunaan 139 kendaraan listrik, enam unit charging station, serta 70 unit mesin reverse vending machine (RVM) untuk botol plastik di Pulau Jawa dan Bali. Sementara dari sisi spiritual, BSI mengelola tujuh Masjid BSI yang tersebar di Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur dengan rata-rata kunjungan mencapai satu juta jamaah per tahun.