Inilah Pintu-Pintu Neraka dan Calon Penghuninya

Kamis 30-10-2025,11:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id Setiap manusia yang hidup di dunia pasti akan berakhir di salah satu dari dua tempat kekal: surga atau neraka. Neraka (Jahannam) adalah tempat yang disediakan Allah SWT bagi orang-orang kafir, munafik, dan pelaku maksiat yang tidak bertaubat. Di dalam Al-Qur’an, Allah menggambarkan neraka dengan berbagai nama dan tingkatan, masing-masing memiliki pintu dan penghuni yang berbeda.

1. Neraka Memiliki Tujuh Pintu Allah SWT berfirman:

لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ

Artinya: “Neraka itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka (pengikut setan).” (QS. Al-Hijr: 44)

Ayat ini menunjukkan bahwa neraka bukan satu tempat saja, tetapi memiliki tujuh tingkatan atau pintu, masing-masing disesuaikan dengan kadar dosa dan kejahatan penghuninya. Para ulama tafsir seperti Ibn Katsir dan Al-Qurthubi menjelaskan bahwa setiap pintu mempunyai siksaan yang lebih dahsyat daripada pintu sebelumnya.

2. Pintu Pertama: Jahannam Ini adalah pintu paling atas dan menjadi tempat bagi orang-orang yang beriman tetapi banyak dosa besar, namun tidak kafir. Mereka akan disiksa sesuai dengan kadar dosanya, kemudian jika Allah menghendaki dikeluarkan untuk masuk surga setelah dibersihkan dari dosa.

Rasulullah SAW bersabda:

يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ إِيمَانٍ

Artinya: “Akan keluar dari neraka orang yang dalam hatinya terdapat seberat zarrah (atom) keimanan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:Malaikat Zabaniyah: Penjaga Neraka yang Keras dan Tegas

3. Pintu Kedua: Laza Laza berarti api yang menyala-nyala dengan hebat. Dalam Al-Qur’an, Allah menyebutkan bahwa neraka ini disediakan bagi orang-orang yang mendustakan agama dan sombong.

كَلَّا إِنَّهَا لَظَىٰ، نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ، تَدْعُوا مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ

Artinya: “Sekali-kali tidak! Sesungguhnya neraka Laza itu bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala, yang memanggil orang yang berpaling dan meninggalkan (kebenaran).” (QS. Al-Ma’arij: 15–17)

4. Pintu Ketiga: Saqar Neraka Saqar adalah tempat bagi orang yang lalai dalam shalat dan tidak peduli pada kaum miskin.

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ ۝ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ ۝ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ

Artinya: “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar? Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat, dan tidak pula memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Muddatsir: 42–44)

5. Pintu Keempat: Al-Huthamah Al-Huthamah berarti penghancur atau pemecah. Ini adalah neraka bagi orang-orang yang suka mengumpat, mencela, dan menimbun harta tanpa menunaikan zakat.

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ، الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ، يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ، كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ

Artinya: “Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, ia mengira hartanya dapat mengekalkannya. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Al-Huthamah.” (QS. Al-Humazah: 1–4)

BACA JUGA:Kepanasan yang Tak Terbayangkan: Dahsyatnya Api Neraka Melebihi Api Dunia Ribuan Kali Lipat

6. Pintu Kelima: Sa’ir Neraka Sa’ir diperuntukkan bagi orang yang memakan harta anak yatim, berbuat zalim, dan ingkar kepada Allah.

إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka menelan api ke dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (Sa’ir).” (QS. An-Nisa: 10)

7. Pintu Keenam: Saqar (Tingkat Lebih Dalam) Beberapa mufasir membedakan antara Saqar tingkat awal dengan tingkatan lebih dalam bagi kaum kafir dan munafik yang mempermainkan agama Allah. Mereka hidup dengan kemunafikan, menipu orang beriman, dan menolak kebenaran.

8. Pintu Ketujuh: Al-Hawiyah Inilah neraka paling bawah dan paling dahsyat. Penghuninya adalah orang-orang munafik dan kafir yang menolak keesaan Allah.

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ، نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya: “Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas.” (QS. Al-Qari’ah: 9–11)

9. Penghuni Tetap dan Penghuni Sementara Para ulama menjelaskan bahwa penghuni neraka terbagi menjadi dua golongan:

1. Penghuni kekal, yaitu orang-orang kafir, musyrik, dan munafik yang mati dalam kekufuran.

2. Penghuni sementara, yaitu orang beriman yang melakukan dosa besar tanpa taubat. Mereka akan dibersihkan dengan azab, lalu dikeluarkan atas rahmat Allah.

10. Renungan dan Penutup Betapa mengerikannya neraka dengan tujuh pintu yang masing-masing dipenuhi siksaan luar biasa. Namun di balik ancaman itu, Allah SWT juga membuka pintu taubat seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin kembali kepada-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: “Setiap anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)

Maka sebelum pintu neraka terbuka bagi mereka yang lalai, marilah kita berlomba membuka pintu surga dengan taubat, amal saleh, dan ketakwaan yang tulus kepada Allah SWT. (djl)

Kategori :