"Kami berharap PLN bisa membantu pemasangan satu unit meteran KWH dengan daya 450 watt untuk satu rumah yang belum tersambung listrik. Ini penting agar saat peresmian nanti, seluruh rumah bisa langsung digunakan," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Seluma menargetkan peresmian dua rumah tersebut dilakukan pada pertengahan November 2025 mendatang. Setelah peresmian, keluarga Khaira bersama kakek dan orang tuanya diharapkan dapat segera menempati rumah baru yang lebih layak dan sehat.
BACA JUGA:Datavault AI Luncurkan 2 Data Inovatif, Tokenisasi Data Asuransi dan Akuntansi
BACA JUGA: Bantu UMKM Naik Kelas, BSI Siapkan 5 Strategi
Sementara proses renovasi masih berjalan, Khaira bersama orang tua dan kakeknya sementara waktu menumpang di rumah salah satu kerabat di desa yang sama. Meski hidup sederhana dan berpindah sementara, keluarga kecil ini tetap bersyukur karena impian mereka untuk memiliki rumah layak huni sebentar lagi akan terwujud.
'Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu. Rumah kami sekarang sudah bagus, tinggal sedikit lagi selesai," kata Malik yang merupakan kakek Khaira dengan penuh haru.
Kasus Khaira sebelumnya menjadi sorotan publik setelah kondisi kesehatannya yang memburuk akibat lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat viral di media sosial. Kini, berkat kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat. Khaira serta keluarganya dapat segera menikmati kehidupan baru di rumah yang lebih aman, bersih dan manusiawi.(ctr)