• Rambut disanggul dan dihias dengan mahkota atau sunting emas.
• Perhiasan emas seperti kalung, gelang, dan pending menjadi pelengkap utama.
Keseluruhan pakaian adat ini memperlihatkan keanggunan, keindahan, serta kemegahan yang menunjukkan tingginya nilai budaya masyarakat Bengkulu.
Makna Filosofi dan Pesan Moral
Setiap detail pakaian adat Bengkulu menyimpan makna yang dalam:
• Warna Merah dan Emas
Melambangkan keberanian, kemuliaan, serta harapan hidup yang penuh semangat. Emas juga menggambarkan kebijaksanaan dan kemakmuran.
• Songket Bengkulu
Tenunan tradisional yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga simbol kerja keras, ketekunan, dan kesabaran perempuan Bengkulu. Motif-motifnya terinspirasi dari alam, seperti bunga raflesia, bunga melati, atau pucuk rebung yang melambangkan kesuburan, keindahan, dan harapan tumbuh kembang generasi muda.
• Aksesori Emas
Perhiasan emas tidak sekadar hiasan, tetapi juga melambangkan martabat dan status sosial. Emas menjadi simbol kemurnian hati dan kebesaran jiwa.
• Sanggul dan Mahkota Wanita
Melambangkan kedewasaan, kebijaksanaan, dan keindahan perempuan Bengkulu yang selalu dijunjung tinggi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
• Keris pada Pakaian Pria
Menjadi simbol keberanian, kehormatan, dan tanggung jawab seorang laki-laki sebagai pelindung keluarga dan masyarakat.
Pesan moral yang tersirat adalah pentingnya menjaga martabat, berani dalam kebenaran, menghargai leluhur, serta menjunjung tinggi kesopanan dalam pergaulan.
BACA JUGA:Rumah Adat Bengkulu: Warisan Arsitektur yang Mulai Terlupakan Generasi Muda