Lingkungan rumah yang penuh adab akan menciptakan suasana tenteram, jauh dari kekerasan dan pertengkaran. Anak-anak pun akan tumbuh menjadi pribadi yang santun dan bijak.
4. Menghadirkan Ilmu dan Majelis Ilmu di Rumah
Rumah Islami bukan hanya tempat tinggal, tapi juga tempat belajar. Hadirkan buku-buku Islam, kajian daring, atau undang guru untuk membimbing anak-anak dan orang tua.
"مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ"
Artinya: "Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agama." (HR. Bukhari dan Muslim)
BACA JUGA:Menata Ulang Waktu: Menjadi Hamba yang Produktif dan Dekat dengan Ibadah
Strategi Membangun Lingkungan Islami dalam Rumah
1. Menjadi Teladan:
Orang tua harus menjadi role model. Tidak mungkin mengharapkan anak rajin salat jika orang tua sendiri lalai.
2. Mengatur Waktu Keluarga:
Jadwalkan waktu khusus untuk salat berjamaah, tilawah bersama, dan diskusi keagamaan.
3. Mengontrol Media dan Hiburan:
Batasi tontonan atau hiburan yang tidak Islami, dan arahkan pada konten yang mendidik dan membangun.
4. Mengelola Emosi dan Komunikasi:
Hindari kata kasar dan pertengkaran di depan anak. Rumah harus menjadi tempat yang aman dan damai.
5. Menjaga Kehalalan Rezeki: