Program BSPS sendiri merupakan program bantuan dari pemerintah pusat yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan ini bersifat stimulan yang artinya penerima bantuan juga ikut berperan aktif dalam proses pembangunan rumah secara swadaya. Baik melalui tenaga kerja maupun penyediaan sebagian material.
Disperkimhub berharap dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat. Untuk terus memperbaharui dan melengkapi data RTLH agar proses pengentasan dapat berjalan lebih optimal.
"RTLH bukan sekadar soal bangunan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya maksimal agar seluruh warga Seluma dapat menempati rumah yang layak huni," pungkasnya.
Dengan masih tingginya angka RTLH di Kabupaten Seluma, program-program bedah rumah seperti BSPS diharapkan menjadi solusi nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah pedesaan dan terpencil.(ctr)