1. Menetapkan Waktu Khusus
Alokasikan waktu khusus setiap hari, misalnya setelah shalat Subuh atau sebelum tidur, untuk membaca Al-Qur’an minimal satu halaman atau satu juz.
2. Bertahap dan Konsisten
Mulailah dengan jumlah yang sedikit tapi konsisten. Rasulullah SAW bersabda:
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Artinya: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Gunakan Mushaf atau Aplikasi
Gunakan mushaf atau aplikasi Al-Qur’an digital yang mudah diakses kapan pun. Jangan biarkan kesibukan menjadi alasan untuk meninggalkan tilawah.
4. Catat dan Pantau Kemajuan
Membuat target dan mencatat jumlah halaman/juz yang dibaca setiap hari dapat membantu menjaga semangat tilawah.
5. Gabungkan dengan Tadabbur
Bacaan yang disertai dengan pemahaman makna akan lebih membekas dalam hati dan lebih mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Membiasakan Diri untuk Menumbuhkan Sifat Tawadhu dalam Diri
Manfaat Membiasakan Tilawah Setiap Hari
Mendapat Syafaat di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
Artinya: "Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya."(HR. Muslim, no. 804)
2. Menenangkan Jiwa
Membaca Al-Qur’an membuat hati menjadi tenang:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya: "Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra’d: 28)
3. Mendekatkan Diri kepada Allah
Orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an berada dalam kedekatan dengan Allah, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
Artinya: "Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an) dan merendahkan yang lain dengannya." (HR. Muslim, no. 817)
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Tilawah Al-Qur’an setiap hari bukanlah amalan eksklusif untuk orang-orang tertentu, tapi bisa dilakukan oleh siapa pun yang beriman. Ia adalah jalan hidup yang menuntun seorang Muslim pada ketenangan, keberkahan, dan keselamatan dunia-akhirat. Membiasakan tilawah setiap hari akan menumbuhkan cinta terhadap kalam Allah, menguatkan iman, dan membentuk karakter seorang mukmin sejati.
Sudah saatnya kita menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati, bukan hanya sebagai hiasan di rak atau bacaan musiman. Mari mulai dari hari ini, membaca Al-Qur’an setiap hari, meski hanya beberapa ayat. Niatkan karena Allah dan jadikan sebagai jalan hidup yang mengantarkan kita kepada kebahagiaan sejati. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur’an dan hidup dalam naungan petunjuk-Nya hingga akhir hayat.
اللَّهُمَّ اجْعَلِ القُرْآنَ رَبِيعَ قُلُوبِنَا، وَنُورَ صُدُورِنَا، وَجَلَاءَ أَحْزَانِنَا، وَذَهَابَ هُمُومِنَا وَغُمُومِنَا