Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Bulan Zulhijjah adalah salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Di dalamnya terdapat berbagai keutamaan besar, terutama pada sepuluh hari pertama, di mana amal salih sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan yang luar biasa. Namun, sering kali umat Islam lebih fokus pada awal bulan ini, terutama karena pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha, lalu mulai melalaikan keutamaan-keutamaan di akhir bulan Zulhijjah. Padahal, akhir bulan Zulhijjah juga memiliki nilai yang sangat penting sebagai momentum untuk menata kembali hati dan meluruskan niat, sebagai bekal memasuki tahun baru hijriyah. Setiap akhir merupakan pintu pembuka menuju awal yang baru. Maka, sangat penting bagi kita untuk mengakhiri tahun ini dengan muhasabah (introspeksi diri), memperbaiki niat, dan menyiapkan hati untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun berikutnya. Menjaga Hati: Kunci Keteguhan Iman Hati (qalb) adalah pusat pengendali dalam diri manusia. Jika hati bersih, maka seluruh amal akan menjadi baik. Sebaliknya, jika hati rusak, maka seluruh perilaku pun akan menyimpang. Rasulullah SAW bersabda: أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ Artinya: "Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh, dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim) Di akhir bulan Zulhijjah ini, kita diajak untuk merenungi kondisi hati kita. Sudahkah kita menjaga kebersihannya dari penyakit-penyakit seperti riya, hasad, ujub, dan sombong? Sudahkah kita mengisinya dengan dzikir, tawakal, dan cinta kepada Allah? BACA JUGA:Meningkatkan Kualitas Iman dan Taqwa Meluruskan Niat: Pondasi Amal yang Diterima Segala amal ibadah tergantung pada niat. Jika niatnya karena Allah, maka amal akan diterima. Tapi jika niatnya untuk dunia atau pujian manusia, maka tidak ada nilainya di sisi Allah. Rasulullah SAW bersabda: إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى Artinya: "Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim) Akhir Zulhijjah adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi: Untuk siapa sebenarnya kita beribadah selama ini? Apakah benar-benar karena Allah, atau karena ingin terlihat taat di hadapan manusia? Muhasabah: Introspeksi Sebelum Dihisab Allah SWT memerintahkan manusia untuk memperhatikan apa yang telah diperbuat untuk hari esok, yaitu akhirat. Firman Allah SWT: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ، وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ، وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18) Momentum akhir tahun hijriyah adalah saat yang sangat baik untuk bermuhasabah, menghitung amal-amal kita, memperbaiki kesalahan, dan merancang masa depan yang lebih baik. Seorang mukmin tidak akan puas dengan amalnya, tetapi selalu merasa kurang dan ingin memperbaiki diri. Bersiap Menyambut Muharram dengan Semangat Baru Jika kita mampu menata hati dan meluruskan niat di akhir Zulhijjah, maka kita akan menyambut bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender hijriyah, dengan semangat ibadah yang lebih kuat. Muharram adalah bulan yang dimuliakan, bahkan Rasulullah SAW menyebutnya sebagai “bulan Allah” (Syahrullah). Dalam sebuah hadits disebutkan: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ Artinya: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa di bulan Allah yaitu Muharram." (HR. Muslim) Menata hati dan niat di akhir Zulhijjah akan menjadi pondasi kokoh untuk menjalani amalan-amalan utama di bulan Muharram, termasuk puasa Asyura dan memperbanyak amal saleh. BACA JUGA:Membuat Resolusi Spiritual Pasca Zulhijjah: Memperkokoh Iman Menuju Kehidupan yang Lebih Taqwa Langkah-Langkah Menata Hati dan Niat Agar proses penataan hati dan niat ini berjalan dengan baik, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan: 1. Perbanyak Istighfar dan Taubat. Memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang lalu sebagai bentuk kesadaran dan keinginan untuk berubah. 2. Tulis Target dan Harapan Spiritual. Buatlah catatan rencana amal salih di tahun baru hijriyah, seperti meningkatkan shalat malam, memperbanyak sedekah, dan menjaga lisan. 3. Perkuat Hubungan dengan Al-Qur’an. Mulailah membiasakan diri membaca, mentadaburi, dan mengamalkan isi Al-Qur’an. 4. Bersihkan Hati dari Dendam dan Iri. Maafkan orang lain, dan mohon maaf kepada mereka yang pernah kita sakiti. 5. Perbanyak Doa agar Diberi Hati yang Lurus. Rasulullah SAW mengajarkan doa: اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوبِ صَرِّفْ قَلْبِي عَلَى طَاعَتِكَ Artinya: "Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada-Mu." (HR. Muslim) Penutup: Mengakhiri dengan Kebaikan, Memulai dengan Harapan Menjelang pergantian tahun hijriyah, marilah kita tutup tahun ini dengan amalan yang baik, niat yang tulus, dan hati yang bersih. Jangan biarkan akhir tahun berlalu tanpa muhasabah dan taubat. Jadikan momentum ini sebagai awal dari perjalanan menuju Allah ﷻ yang lebih dekat dan penuh berkah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW خَيْرُ الْأَعْمَالِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ Artinya: "Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling terus-menerus meskipun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim) Semoga Allah SWT menerima segala amal kita di tahun yang lalu, mengampuni dosa-dosa kita, dan memudahkan langkah kita menuju tahun yang baru dengan keberkahan, hidayah, dan keteguhan iman. (djl)Menata Hati dan Niat di Akhir Zulhijjah
Rabu 04-06-2025,16:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan
Tags : #tatahatitataniat
#radarseluma.disway.id
#kajian islam
#hijrahmenujukebaikan
#dzikirdantaubatzulhijjah
#amalshalihpenutuptahun
#akhirzulhijjahberkah
Kategori :
Terkait
Rabu 14-01-2026,13:09 WIB
Dunia Gelap oleh Kemaksiatan: Isyarat Nyata Tanda-Tanda Kiamat Besar yang Kian Mendekat
Selasa 13-01-2026,11:02 WIB
Kisah Ikan Sebelah yang Hidup Kembali: Tanda Kebesaran Allah dalam Perjalanan Nabi Musa AS
Jumat 09-01-2026,15:09 WIB
Inilah Wanita-Wanita Istimewa di Akhirat: Wajah Mereka Bersinar Penuh Cahaya karena Amalan Mulia
Rabu 07-01-2026,13:53 WIB
Tanda Kiamat Besar: Munculnya Generasi Tanpa Iman, Ketika Tauhid Dihapus dari Hati Manusia
Selasa 06-01-2026,14:04 WIB
“La Ilaha Illallah” Tak Lagi Terdengar di Bumi: Gambaran Mengerikan Akhir Zaman Menurut Al-Qur’an dan Hadits
Terpopuler
Rabu 14-01-2026,09:06 WIB
Pemutusan Kontrak PPPK Berpotensi Terjadi di Banyak Daerah, PPPK Diminta Bersatu
Rabu 14-01-2026,16:11 WIB
Bitdeer AI Accelerates Global AI Cloud Expansion with NVIDIA GB200 NVL72 Deployment
Rabu 14-01-2026,06:00 WIB
Dinas Pertanian Seluma Terima 6.450 Liter Insektisida Vista, untuk Kendalikan Hama
Rabu 14-01-2026,07:22 WIB
Data Gaikindo, Penjualan Mobil 2025 Sampai 803.687 Unit, Desember Terbanyak
Rabu 14-01-2026,19:01 WIB
Bupati Seluma Tunjuk Lima Plt Kepala OPD Pasca Mutasi Jabatan
Terkini
Rabu 14-01-2026,22:27 WIB
Tata Luncurkan Tata Punch Seharga Rp 104 Jutaan
Rabu 14-01-2026,19:01 WIB
Bupati Seluma Tunjuk Lima Plt Kepala OPD Pasca Mutasi Jabatan
Rabu 14-01-2026,18:14 WIB
Seluma Utara Masuk Daftar Kecamatan dengan Kasus Stunting Tertinggi, Sudah 27 Kasus
Rabu 14-01-2026,17:19 WIB