Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.” (QS. Al-Ahzab: 70)
Iman yang kuat akan mendorong kita untuk bertakwa, menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya, serta selalu berdoa dan memohon ampunan kepada-Nya.
Taqwa: Kesadaran dan Ketaatan kepada Allah
Taqwa adalah kesadaran yang mendalam terhadap Allah sehingga mendorong seseorang untuk taat dan menjauhi segala sesuatu yang dapat mendatangkan murka-Nya. Menyambut Hari Arafah dengan taqwa adalah sikap hati dan jiwa yang senantiasa menjaga diri dari dosa, serta meningkatkan amal saleh.
Allah SWT berfirman:
وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ يَعَلَّمُكُمُ ٱللَّهُ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Artinya:
“Dan bertakwalah kepada Allah. Allah mengajarmu. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 282)
Taqwa adalah kunci utama untuk meraih keberkahan dan ampunan di hari Arafah.
Cara Menyambut Hari Arafah dengan Iman dan Taqwa
1.Memperbanyak Doa dan Dzikir
Hari Arafah adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW sendiri menganjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa, terutama saat wukuf di Arafah.
2.Berpuasa pada Hari Arafah bagi yang tidak berhaji
Rasulullah SAW bersabda:
صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده
Artinya: “Puasa hari Arafah aku berharap kepada Allah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Puasa ini adalah bentuk taqwa dan usaha membersihkan diri dari dosa.
BACA JUGA:Merenungi Pengorbanan Nabi Ibrahim di Hari Arafah
3. Bertaubat dan Memohon Ampunan