Puasa Sunnah di Hari-Hari Awal Zulhijjah: Keutamaan, Dalil, dan Hikmah

Kamis 29-05-2025,11:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

2.Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW: 

Siapa yang mencintai Rasul, hendaknya mengikuti jejaknya, termasuk dalam berpuasa sunnah.

3.Menyiapkan diri menghadapi Idul Adha: 

Puasa membantu membersihkan jiwa sebelum merayakan hari raya dengan hati yang lapang.

4.Kesempatan menggugurkan dosa: 

Terutama di hari Arafah, puasa ini menjadi sarana penghapus dosa yang sangat besar.

5.Mengisi waktu-waktu utama dengan amal terbaik: 

 

Karena sepuluh hari awal Dzulhijjah adalah hari-hari terbaik sepanjang tahun, maka isilah dengan ibadah seperti puasa.

Para ulama sangat menganjurkan puasa di hari-hari ini. Imam Nawawi rahimahullah menyatakan dalam  Syarh Shahih Muslim yang artinya: 

 

ulama sangat menganjurkan puasa di hari-hari ini. Imam Nawawi rahimahullah menyatakan dalam Syarh Shahih Muslim yang artinya: 

 

“Disunnahkan berpuasa sembilan hari pertama dari Dzulhijjah secara keseluruhan.”

Imam Ahmad dan Imam Syafi’i juga menyebutkan kesunnahan puasa di hari-hari awal ini, dan ulama salaf terdahulu dikenal semangat dalam memanfaatkan momentum Dzulhijjah dengan berpuasa dan berdzikir.

BACA JUGA:Keutamaan Bulan Zulhijjah: Bulan Penuh Berkah

Kategori :