Ke depan, prospek rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika global dan perkembangan domestik.
Volatilitas di pasar valuta asing terutama masih dipengaruhi oleh kebijakan The Fed dan tarif Presiden Donald Trump yang mengakibatkan berlanjutnya ketidakpastian di pasar keuangan global. Terkait kebijakan suku bunga The Fed, pelaku pasar masih mengantisipasi persistennya tingkat inflasi AS. Dari sisi domestik, stabilitas politik dan keberlanjutan program Pemerintah akan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor. Pemerintah dan BI perlu terus memantau perkembangan global dan domestik untuk memastikan stabilitas nilai tukar untuk mendorong ekonomi yang berkelanjutan. Kami memperkirakan rupiah akan bergerak ke kisaran 16.400 – 16.600 per USD pada akhir tahun 2025.